Israel menyiksa anak-anak Palestina selama interogasi dan ketika dalam tahanan, secara verbal dan fisik, Arab48.com melaporkan pada Senin (9/5). Menurut pengacara Komisi Tahanan dan Pembebasan PLO, Heba Aghbariyeh, sebagian besar anak-anak menjadi sasaran penyiksaan tersebut.
Aghbariyeh mengutip bukti dari Majdi Jumaa (17) dari Qafr Qaddum di Qalqilia, yang ditangkap pada pukul 3 pagi saat berada di rumah. Selama penahanannya, matanya ditutup dan tangannya diborgol, sementara tentara Israel memukulinya di kepala, bahu, dan bagian lain dari tubuhnya. Setelah terkena popor senjata, dia jatuh ke tanah berbatu. Pemukulan berlanjut di jip tentara yang membawanya ke Penjara Megiddo, dan kepalanya dipukul ke sisi kendaraan.
Hussein Obeid (17) yang berasal dari Al-Quds, ditawan saat berada di rumahnya oleh sekelompok besar pasukan pendudukan Israel, polisi, dan dinas intelijen, pada pukul 5 pagi. Dia mengatakan kepada pengacara bahwa dia dipukuli saat masih di tempat tidur, sebelum ditutup matanya dan diborgol. Obeid kemudian dibawa ke pusat interogasi di Al-Quds. Selama interogasi, pengacara melaporkan bahwa dia disiksa dan para interogator memukulinya beberapa kali di kepalanya, menyebabkan memar dan luka lainnya.
Komisi Tahanan dan Pembebasan Tahanan mengutuk kekerasan Israel terhadap tawanan Palestina, terutama anak-anak. Ia meminta komunitas internasional dan kelompok hak asasi manusia untuk menekan Israel agar menghentikan kekerasan dan penyiksaan ini.
Sumber:
https://www.#/20220510-israel-tortures-palestinian-children-in-detention/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







