Komite Darurat Tertinggi untuk Urusan Tawanan Palestina mengatakan pada hari Rabu (1/3) bahwa jumlah warga Palestina yang ditahan di penjara Israel tanpa dakwaan atau persidangan di bawah strategi penahanan administratif telah melebihi 1.000. Angka ini merupakan yang pertama kalinya dalam 15 tahun.
“Angka ini membutuhkan gerakan mendesak di semua tingkatan untuk menentang kebijakan fasis Israel yang benar-benar mengabaikan hukum internasional,” kata komite tersebut. Komite menegaskan kembali dukungan penuhnya untuk semua “langkah-langkah yang direncanakan oleh para tawanan administratif,” dan akan memobilisasi dukungan sebanyak mungkin untuk setiap protes yang direncanakan.
“Semua tawanan bersatu melawan kebijakan Israel yang semakin agresif terhadap mereka,” tambah komite tersebut. “Satu-satunya permintaan semua tawanan administratif adalah untuk mengakhiri kebijakan Israel yang menindas dan agresif terhadap mereka karena mereka ditahan tanpa pengadilan atau dakwaan.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








