Pada Kamis (1/9), tentara Zionis menangkap empat anak Palestina pada dini hari di Betlehem, selatan tepi Barat. Yousef Jamal al-Harimi (15), Adam Ayyad (15), Mansour Saleh Faraj (16), dan Issa Muhammad Zarina (17), adalah siswa Sekolah al-Mahd di Bethlehem.
Baca juga: Anak Gaza Meninggal Akibat Luka Tembak Tentara Zionis
Manar al Harimi, saudara perempuan Yousef mendeskripsikan penangkapan itu penuh ketakutan dan kecemasan saat tentara menyerbu rumah pada pukul 3 dini hari. Tentara menggedor-gedor pintu rumah sementara ayah mereka yang bekerja larut malam belum pulang. Tentara kemudian menggeledah rumah, sebelum meminta ibu Yousef untuk menandatangani satu set dokumen yang menyatakan bahwa remaja itu terbebas dari penyakit pada saat penangkapan dan tidak mengalami kekerasan selama penggebrekan rumah.
Baca juga: Anak-Anak Gaza Melepaskan Balon ke Langit, Menuntut Diakhirinya Blokade Zionis
atusan remaja Palestina telah ditangkap oleh militer Zionis setiap tahun dalam penggerebekan malam. Menurut kelompok hak asasi manusia Israel, HaMoked, hal ini merupakan pelanggaran terhadap peraturan militer yang terkait prosedur panggilan untuk interogasi sebelum penawanan. Namun, awal bulan ini, militer Zionis mengatakan telah meluncurkan prosedur baru untuk menggantikan penawanan anak di bawah umur tanpa peringatan dengan prosedur pemanggilan.
Menurut data yang dikumpulkan dari polisi Zionis Israel, pada tahun 2020 terdapat 483 anak yang ditangkap di Tepi Barat yang diduduki, 383 di antaranya ditangkap dari rumah mereka pada tengah malam atau dini hari.
Sumber: Middle East Eye
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








