Zionis telah mengeluarkan 710 perintah penahanan administratif terhadap warga Palestina sejak awal tahun, kata Pusat Studi Tahanan Palestina. Jumlah ini adalah 22 persen lebih tinggi dari pada periode yang sama tahun lalu. Bulan Maret tercatat sebagai bulan dengan jumlah perintah penahanan administratif tertinggi yang dikeluarkan oleh pengadilan pendudukan Israel, yaitu sebanyak 195 perintah untuk warga Palestina.
Sejak awal tahun 2021, jumlah tawanan Palestina yang tertahan di bawah penahanan administratif telah melonjak dari 380 menjadi 680, termasuk enam anggota parlemen, dua perempuan, dan dua anak di bawah umur. Oleh sebab itu, sejak awal 2022, tawanan administratif Palestina telah memboikot pengadilan pendudukan Israel untuk memprotes pemenjaraan mereka yang Israel lakukan tanpa dakwaan atau pengadilan.
Baca juga “Ramadan di Palestina dan Jalan Panjang Upaya Yahudisasi Al-Aqsa” di sini
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








