Pasukan Israel pada Kamis (16/2) meledakkan kediaman seorang warga Palestina yang ditembak mati tahun lalu setelah dituduh melakukan serangan terhadap pemukim di Tepi Barat. Mohammad al-Jaabari dibunuh oleh pasukan Israel pada 29 Oktober setelah melepaskan tembakan di dekat permukiman Kiryat Arba di Tepi Barat selatan, menewaskan satu orang Israel dan melukai empat lainnya.
Kantor berita Palestina Wafa melaporkan bahwa pasukan Israel menyerbu Hebron pada Kamis dini hari dan menutup rumah keluarga Jaabari. Puluhan keluarga juga terpaksa mengungsi dari rumah mereka selama berjam-jam hingga peledakan selesai. Menurut keluarga Jaabari, pengadilan Israel telah mengeluarkan keputusan untuk menghancurkan rumah mereka beberapa hari sebelumnya, dan mereka diberitahu tanggalnya hanya beberapa jam sebelum operasi.
Israel secara rutin menghancurkan rumah keluarga warga Palestina yang diklaim melakukan serangan terhadap warga Israel, dalam praktik yang dikutuk oleh kelompok HAM sebagai hukuman kolektif. Jaabari adalah saudara laki-laki dari tawanan Wael al-Jaabari, yang dibebaskan dalam kesepakatan pertukaran tawanan pada Oktober 2011. Wael dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena membunuh dua tentara Israel selama Intifadah Kedua.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








