Menurut sumber medis, sebanyak tiga belas warga Palestina terluka dalam serangan militer Israel di Kota Yerikho di Tepi Barat pada Sabtu (4/2), Anadolu melaporkan. Pasukan Israel menggerebek Kamp Pengungsi Aqabat Jabr di Yerikho, memicu bentrokan dengan warga yang melempar batu, kata saksi mata. Tentara Israel menggunakan tabung gas air mata, peluru berlapis karet, dan peluru tajam untuk membubarkan warga yang marah, kata saksi mata.
“Tiga belas orang terluka oleh tembakan Israel, termasuk dua luka serius,” Naser Anani, Direktur Rumah Sakit Pemerintah Yerikho, mengatakan kepada Anadolu. Seorang petugas medis setempat sebelumnya juga mengatakan bahwa empat orang terluka dalam penggerebekan itu, termasuk satu orang dalam kondisi serius.
Saksi mata mengatakan bahwa pasukan Israel menghancurkan sebuah barak untuk pembibitan unggas, dan beberapa bagian dari beberapa rumah, dan menangkap enam warga Palestina selama penggerebekan tersebut. Stasiun televisi resmi Palestina mengatakan tentara Israel juga memberlakukan blokade di kamp pengungsi dan menghancurkan sebuah rumah di dalamnya. Surat kabar Yedioth Ahronoth juga melaporkan tentara Israel menembakkan peluru kendali anti-tank ke sebuah bangunan tempat kelompok perlawanan dicurigai bersembunyi di dalamnya. Tidak ada cedera yang dilaporkan di antara tentara Israel.
Tentara Israel telah memperketat langkah-langkah keamanan di sekitar Yerikho dalam beberapa hari terakhir untuk memburu seorang warga Palestina yang dituduh melakukan serangan penembakan terhadap sebuah restoran Israel. Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Palestina menyusul operasi militer Israel di kota Jenin di Tepi Barat pekan lalu yang menewaskan 10 warga Palestina. Tujuh orang Israel juga tewas dalam serangan penembakan di permukiman Neve Yaakov, Al-Quds Timur.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








