Pasukan pendudukan Israel mencuri artefak dari Kota Sebastia, barat laut Nablus, setelah warga Palestina menemukan kuburan kuno, lapor kantor berita Wafa.
Walikota Sebastia, Mohammad Azem, mengatakan bahwa tentara Israel mencuri artefak setelah mengelilingi situs arkeologi di desa tersebut dan menginterogasi staf pemerintah kota dan Kementerian Pariwisata Palestina selama berjam-jam.
Pasukan pendudukan menahan staf saat mereka bekerja di situs arkeologi setelah diberitahu tentang penemuan tersebut oleh pekerja konstruksi Palestina yang sedang membangun jalan baru. Namun, kurang dari satu jam setelah staf Palestina dari Kementerian Pariwisata memulai penggalian arkeologi, otoritas pendudukan Israel mengirim pasukan militer ke situs tersebut, didampingi oleh pekerja Otoritas Barang Antik Israel dan mengambil alih daerah tersebut.
Menurut Azem, Otoritas Kepurbakalaan Israel mulai mengerjakan pemakaman kuno segera setelah tiba untuk merusak situs arkeologi dan memerintahkan semua staf dan otoritas Palestina untuk pergi. Sebastia adalah sebuah kota bersejarah kecil yang terletak di sebuah bukit 11 kilometer di sebelah barat laut Nablus, 3.000 orang Palestina menghuni daerah tersebut. Daerah tersebut telah diidentifikasi sebagai ibu kota kerajaan utara selama Zaman Besi II di Palestina dan pusat kota besar selama periode Helenistik dan Romawi, menurut UNESCO.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








