Pemerintah Zionis berencana untuk membangun sebuah proyek permukiman baru di kota Al-Quds Palestina yang diduduki.
“Israel sedang memajukan rencana untuk membangun lingkungan baru di Al-Quds selatan bagi orang-orang Yahudi, di luar Garis Hijau, dekat tanah Palestina Beit Safafa yang menderita kekurangan lahan yang parah akibat konstruksi baru,” kolumnis Haaretz, Nir Hasson, mengatakan. Garis Hijau memisahkan tanah yang membentuk Israel pada 1948 dan wilayah yang kemudian didudukinya pada 1967.
Baca juga 1816 Ekstremis Zionis Memasuki Masjid Al-Aqsa selama Delapan Hari
Hasson menunjukkan bahwa proyek yang akan disebut sebagai Permukiman “Givat Shaked” tersebut sedang direncanakan oleh Pemerintah Kota Al-Quds dan administrator jenderal kementerian kehakiman.

Baca juga Palestina Luncurkan Tim Sepak Bola Disabilitas Nasional Pertama
“Tanah itu terdiri atas 38 dunam (9,4 hektar) ruang terbuka yang menghadap ke jalan David Benvenisti dan lingkungan Al-Dahra,” kata Hasson, menambahkan bahwa proyek itu akan mencakup 473 rumah, sekolah dasar, prasekolah, dan sinagog.
Sumber : Middle East Monitor
Terima kasih Sahabat Adara atas bantuan dan dukungannya untuk anak dan perempuan Palestina.
Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang berita penyaluran Adara Relief International.
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.









