• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Program Adara for Children

Yatim Gaza: Berjuang di Tengah Badai dan Kedinginan, Bertahan dengan Kehilangan

by Adara Relief International
Desember 23, 2025
in Adara for Children, Program
Reading Time: 6 mins read
0 0
0
Yatim Gaza: Berjuang di Tengah Badai dan Kedinginan, Bertahan dengan Kehilangan
91
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Musim terus berganti, namun penderitaan penduduk Gaza masih tak berujung. Ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi akibat genosida tidak memiliki pilihan lain selain harus tinggal di tenda-tenda darurat ataupun bangunan sementara yang rusak di tengah cuaca dingin dan hujan yang turun terus menerus. Banyak keluarga kekurangan selimut, perlengkapan pemanas, dan pakaian musim dingin, sementara suhu terus menurun. Kombinasi suhu dingin ekstrem, hujan lebat, badai, serta standar hidup yang terus memburuk akibat blokade yang terus berlanjut telah meningkatkan krisis kemanusiaan secara signifikan di seluruh Gaza. 

Kenyataan pahit ini juga harus dihadapi oleh anak-anak dalam Program Dekap Yatim Palestina di Gaza. Bukan hanya menderita karena telah kehilangan sang ayah dan terdampak genosida, namun anak-anak ini kini harus berjuang di tengah badai dan kedinginan. Sejak 15 November 2025, tim lapangan Adara telah berupaya mencapai mereka guna menyalurkan bantuan rutin dari Sahabat. Meskipun harus menemui mereka dalam kondisi yang rentan, namun alhamdulillah sebanyak total 2.002 anak program DYP yang tersebar di seluruh wilayah Gaza dapat kami temui dan salurkan bantuannya. 

Di Mana Mereka Bertahan? Potret Sebaran Lokasi Anak Yatim dan Kondisi Terkini di Penjuru Gaza

Memasuki bulan November dan Desember 2025, sebanyak 2.002 anak yatim di bawah naungan Program Dekap Yatim Palestina tersebar di berbagai titik pengungsian yang sangat rentan. Berikut adalah rincian sebaran lokasi dan situasi darurat yang mereka hadapi:

Nama Lokasi Jumlah Anak Yatim Situasi dan Kondisi 
Deir Balah 335
  • Kekurangan tenda untuk berlindung dari angin kencang dan hujan 
  • Banjir mengganggu aktivitas harian anak dan membahayakan kesehatan mereka 
Gaza City 411
  • Anak-anak harus menempati tenda yang penuh sesak atau struktur yang hancur sebagian
  • Sanitasi buruk dan akses air bersih terbatas, sehingga meningkatkan risiko penyakit menular
Khan Younis 388
  • Anak-anak terdampak banjir besar dan cuaca ekstrem 
Rafah 220
  • Anak-anak mengalami penurunan kritis pada layanan kesehatan, nutrisi, dan pendidikan
  • Meningkatnya tingkat malnutrisi dan kekurangan barang kebutuhan pokok
Gaza Utara 181
  • Keluarga tinggal di tenda darurat di sepanjang garis pantai
  • Kemiskinan yang mendalam dan kerawanan pangan berdampak besar pada anak-anak yatim
Jabalia 163
  • Merupakan area paling parah terdampak akibat genosida 
  • Kehancuran luas di Jabalia menyebabkan hilangnya tempat tinggal yang aman bagi anak
Beit Lahia 67
  • Kerusakan struktural berat dan bangunan runtuh akibat curah hujan tinggi meningkatkan kekhawatiran perlindungan bagi keluarga
Nuseirat 90
  • Tenda di area rawan banjir mengalami kerusakan luas, memperburuk kondisi kesehatan dan lingkungan
Beit Hanoun & Al-Maghazi 81 & 66
  • Situasi kemanusiaan yang sangat rapuh dengan akses terbatas ke layanan dasar
  • Perpindahan berulang kali memengaruhi kesejahteraan fisik dan psikososial anak-anak

Realita Kehidupan di Pengungsian: Antara Krisis Kesehatan dan Harapan Hidup 

Di tengah puing-puing bangunan dan tenda-tenda pengungsian yang rapuh, ribuan anak yatim di Gaza kini menjalani realita kehidupan yang amat berat. Di satu sisi, mereka terjepit dalam krisis kesehatan yang mengkhawatirkan akibat malnutrisi dan ancaman hipotermia yang kian nyata seiring datangnya musim dingin ekstrem. Namun di sisi lain, mereka tetap bermain dan belajar, meski dengan ruang dan fasilitas yang sangat terbatas. Berikut beberapa kondisi yang dapat disimpulkan terkait kondisi yatim Gaza saat ini menurut hasil pengamatan tim lapangan. 

  • Realita harian anak-anak masih berfokus pada keberlangsungan hidup mendasar

Anak-anak yatim di Gaza tinggal dalam kondisi yang sangat tidak stabil di kamp pengungsian atau reruntuhan bangunan, sehingga aktivitas harian mereka masih berfokus pada kelangsungan hidup dasar, seperti mencari makanan, air minum, dan bantuan penting. Anak-anak juga tetap bermain, meskipun di ruang yang terbatas dan di antara cuaca dingin, hujan dan banjir. 

  • Kondisi kesehatan masih genting, mengalami malnutrisi dan sering sakit, sementara akses perawatan medis terbatas.

Kondisi kesehatan anak-anak yatim di Gaza saat ini masih berada dalam status yang sangat memprihatinkan. Mereka harus berjuang melawan ancaman malnutrisi parah dan serangan berbagai penyakit yang datang silih berganti. Kurangnya asupan gizi yang memadai membuat daya tahan tubuh mereka melemah secara drastis, sementara lingkungan pengungsian yang keras kian memperburuk kondisi fisik mereka. Situasi ini menjadi semakin kritis akibat terbatasnya akses layanan perawatan medis, sehingga bantuan kesehatan yang sangat dibutuhkan sering kali tak terjangkau dan mengancam keselamatan serta perkembangan masa depan mereka secara permanen.

  • Mengalami perubahan kondisi Pendidikan, Kesehatan, dan Psikologis 

Di tengah hancurnya gedung-gedung sekolah yang memutus akses pendidikan formal bagi mayoritas anak, program pendidikan darurat yang ada tetap berupaya menjaga nyala literasi dengan menunjukkan kemajuan kecil pada kemampuan membaca dan menulis sebagian anak yatim. Namun, perkembangan ini dibayangi oleh krisis psikologis dan kesehatan yang mendalam. Kehilangan orang tua serta lingkungan yang tidak aman telah meninggalkan luka batin berupa stres, kecemasan, dan trauma yang sangat berat. Perubahan kondisi ini menegaskan bahwa selain pemulihan sarana belajar, dukungan kesehatan mental dan penanganan medis yang intensif menjadi kunci utama untuk menyelamatkan perkembangan jangka panjang anak-anak Gaza yang kian terhimpit oleh malnutrisi dan keterbatasan akses perawatan. 

Ikhtiar Menjaga Nyala Harapan: Urgensi Pendampingan Berkelanjutan bagi Yatim Palestina

Di tengah blokade, serangan, dan cuaca ekstrem yang tak kenal ampun, upaya menyelamatkan masa depan generasi muda Palestina di Gaza kini berada pada titik krusial. Realita di lapangan menunjukkan bahwa selain bantuan darurat, anak-anak Gaza terutama para yatim membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Program Dekap Yatim Palestina hadir bukan sekadar untuk memberikan bantuan semata, melainkan sebagai benteng terakhir bagi 2.002 anak yatim untuk tetap teguh bertahan di atas tanah air tercinta.

Kehilangan sosok pelindung di tengah kecamuk perang meninggalkan luka yang sulit terlukiskan bagi anak-anak ini. Hal ini tersirat dari pengakuan Ahmed Saber Mohammed Abu Jaziya, salah satu anak yatim di Gaza yang kini berjuang di tengah keterbatasan.

“Perang mencuri kebahagiaanku bahkan sebelum aku tumbuh besar. Ayah sudah tidak ada, dan hidupku jadi sulit. Untungnya, ada bantuan dari Orangtua Asuh di Indonesia yang bantu aku supaya bisa tertawa lagi dan kasih aku selimut serta baju hangat. Kebaikan kalian benar-benar jadi penyemangat buat aku dan teman-teman di sini,” ungkap Ahmed dengan penuh haru.

Baca Juga

Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah Terima Bantuan Musim Dingin

Baju Hangat untuk 378 Anak Penghafal Al-Quran Palestina di Lebanon

Tantangan operasional memang nyata, mulai dari infrastruktur yang hancur hingga ancaman keamanan yang terus mengintai tim di garis depan. Namun, sebagaimana misi yang diemban Adara Relief International, merawat anak-anak ini adalah prioritas kemanusiaan yang mutlak. Pendampingan ini menjadi krusial karena luka yang mereka alami bukan sekadar fisik, melainkan trauma psikologis yang membutuhkan pemulihan panjang. Alma Musab Atiya Al-Huwaiti, seorang anak yatim yang juga menjadi korban luka dalam serangan, menceritakan kerinduannya yang sederhana akan kedamaian.

“Saya terluka saat perang; luka saya kecil, tapi penderitaan saya mendalam. Ayah Ibu orangtua asuh menyediakan makanan dan perlengkapan musim dingin agar kami terlindungi dari dingin. Saya berharap bisa hidup seperti anak-anak lain—bermain, tertawa, dan sekolah tanpa rasa takut,” tutur Alma, menggambarkan harapan besar yang ia gantungkan pada kebaikan Sahabat Adara.

Oleh karena itu, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa keberlanjutan dukungan Sahabat Adara para Orang Tua Asuh Dekap Yatim Palestina adalah napas bagi perjuangan mereka. Setiap kontribusi yang Sahabat berikan bukanlah sekadar bantuan finansial, melainkan investasi nyata untuk memastikan tak ada lagi tawa anak yatim yang hilang ditelan badai.

Mari terus dekap mereka, pastikan perlindungan dan harapan ini tidak terputus di tengah jalan.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Citra Satelit Ungkap IOF Lakukan Penghancuran Massal Secara Sistematis di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Next Post

Adara Palestine Situation Report 71

Adara Relief International

Related Posts

Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh
Adara for Indonesia

Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh

by Penyaluran Adara
Januari 15, 2026
0
45

JAKARTA-Pada 11–14 Desember 2025, tim Adara turun langsung ke Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen untuk menyalurkan bantuan layanan kesehatan serta...

Read moreDetails
Sekaleng Daging Kornet Sejuta Kebahagiaan untuk Gaza

Sekaleng Daging Kornet Sejuta Kebahagiaan untuk Gaza

Januari 15, 2026
24
Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah Terima Bantuan Musim Dingin

Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah Terima Bantuan Musim Dingin

Januari 13, 2026
40
Baju Hangat untuk 378 Anak Penghafal Al-Quran Palestina di Lebanon

Baju Hangat untuk 378 Anak Penghafal Al-Quran Palestina di Lebanon

Januari 13, 2026
20
Terapi Wicara Bantu Kembalikan Suara Anak-anak Palestina di Lebanon

Terapi Wicara Bantu Kembalikan Suara Anak-anak Palestina di Lebanon

Januari 12, 2026
16
Daya Listrik Cadangan Hidupkan Kembali Rumah Sakit di Gaza

Daya Listrik Cadangan Hidupkan Kembali Rumah Sakit di Gaza

Januari 12, 2026
18
Next Post
Adara Palestine Situation Report 71

Adara Palestine Situation Report 71

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630