• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

“Yaffa akan Menjadi Kota Yahudi….” Ben Gurion, 1948

by Adara Relief International
Mei 16, 2023
in Berita Kemanusiaan, Seni Budaya
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
“Yaffa akan Menjadi Kota Yahudi….” Ben Gurion, 1948
156
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

“Yaffa akan menjadi kota Yahudi… Mengizinkan orang Arab untuk kembali ke Yaffa bukanlah kebenaran, melainkan kebodohan,” tulis David Ben-Gurion dalam buku hariannya pada Juni 1948. Perdana menteri pertama Israel, yang tiba di Palestina di pelabuhan Yaffa pada tahun 1910, menulis setelah pasukan sayap kanan Irgun menghancurkan Yaffa pada April 1948 dan mengusir hampir 70.000 penduduk Palestina.

Setelah bom berhenti, penjarahan dimulai: Ben-Gurion adalah salah satu pendukung terkuat perampasan properti Palestina. Beberapa bulan kemudian, ribuan buku berbahasa Arab tergeletak di jalanan, “rusak parah selama perang, (terkena paparan) angin, hujan, dan matahari”, terang Adam Raz, sejarawan dan penulis The Looting of Arab Property in the 1948 War. Buku-buku tersebut berasal dari perpustakaan umum dan swasta, koleksi masjid dan gereja, ruang baca klub sosial Yaffa, dan tujuh toko buku modern yang berderet di kawasan perbelanjaan Yaffa.

Toko buku Arab menghilang dari Yaffa selama 55 tahun, sampai Michel Raheb dari Ramla pertama kali memutuskan untuk membukanya pada 2003. Dia memutuskan Yaffa sebagai kota terbaik untuk memulainya. Selanjutnya, Kafe Yafa membuka pintunya pada tahun yang sama. Raheb ingin berbagi kecintaannya pada buku. Bertahun-tahun sebelumnya, pada 1990-an, dia menyumbangkan waktu dan koleksi pribadinya yang terdiri atas ribuan buku berbahasa Arab untuk membuka perpustakaan di Gereja Ramla di kota setempat. Ia menjadikan Kafe Yafa sebagai tempat berkumpulnya komunitas, menawarkan kopi dan masakan Arab kepada tamu Palestina dan Israel yang datang untuk berbelanja, ngemil, mengobrol, dan membaca.

Bagi warga Palestina yang datang dari seluruh penjuru negeri, Kafe Yafa adalah tempat yang penting, karena hanya ada sedikit toko buku berbahasa Arab di mana pun di Israel dan tidak ada di selatan Yaffa. Ketika Kafe Yafa yang penuh obrolan dan sapaan berakhir, staf bersiap untuk kegiatan malam hari, mengubah kafe menjadi pusat budaya, menawarkan kelas bahasa Arab, konser, pemutaran film, dan ceramah. Ceramah malam pada hari kerja baru-baru ini mengangkat persoalan bagaimana menghentikan rencana penghancuran Masafer Yatta oleh tentara Israel di Perbukitan Hebron Selatan. Ketika itu Kafe Yafa penuh sesak dengan tamu yang duduk di lantai, mendengar ulusan dari sekumpulan pengacara dan aktivis.

Mengelola toko buku berbahasa Arab tidaklah menguntungkan, sesuatu yang dirasakan oleh para pemilik toko buku Palestina seperti halnya para pemilik toko buku di seluruh dunia, tetapi mereka memiliki beban tambahan untuk beroperasi di negara yang menantang eksistensi mereka sendiri. Mahmoud Muna, pemilik Toko Buku Pendidikan di Al-Quds (Yerusalem), menjelaskan bahwa bagi banyak orang Palestina yang hidup di bawah pendudukan, “membeli buku berbahasa Arab adalah sebuah kemewahan, bukan kebutuhan”.

Baca Juga

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Sumber:

https://www.aljazeera.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: BudayaPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

PBB Peringati Nakba untuk Pertama Kalinya Setelah 75 Tahun, Israel Ketakutan

Next Post

Israel Sita 36 Hektar Tanah di Tepi Barat, Alasannya Tidak Masuk Akal

Adara Relief International

Related Posts

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
22

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah...

Read moreDetails
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 19, 2026
16
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 19, 2026
17
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 19, 2026
15
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 19, 2026
21
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
25
Next Post
Israel Sita 36 Hektar Tanah di Tepi Barat, Alasannya Tidak Masuk Akal

Israel Sita 36 Hektar Tanah di Tepi Barat, Alasannya Tidak Masuk Akal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630