Divisi Pemukiman Organisasi Zionis Dunia (WZO) telah mengumumkan rencana untuk menempatkan sekitar 1.000 bangunan portabel ilegal di tanah Palestina yang diduduki Israel untuk menampung imigran Yahudi dari Ukraina.
Sebelum dimulainya krisis yang berlangsung di Kiev, Yishai Merling, ketua Divisi Pemukiman WZO, memprakarsai rencana terperinci beberapa minggu yang lalu untuk mendirikan rumah potabel ilegal untuk keluarga Yahudi dari Ukraina.
Rencana tersebut mencakup bangunan tempat tinggal seluas 55 meter persegi hingga 90 meter persegi. Bangunan ilegal tersebut akan ditempatkan di perbatasan utara, di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, Al-Naqab, Wadi Araba, Lembah Mata Air, dan Lembah Yordan.
“Ketika keputusan pemerintah disahkan, anggota Divisi Penyelesaian siap untuk dieksekusi segera,” kata Merling. Hampir 2.500 orang Yahudi Ukraina telah meminta untuk bermigrasi ke Israel “segera” setelah invasi Rusia ke Ukraina, kata Badan Yahudi pada hari Kamis. Diperkirakan 200.000 orang Ukraina memenuhi syarat untuk bermigrasi ke Israel dan menerima kewarganegaraan otomatis di bawah apa yang disebut “Hukum Pengembalian,” lapor harian Haaretz.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








