Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengecam serangan terhadap Rumah Sakit Nasser di Jalur Gaza pada Selasa (14/5) sebagai “pukulan besar bagi sistem kesehatan yang sudah kewalahan.”
Dalam pernyataan di platform X (Twitter), Tedros menyebut serangan tersebut membunuh dua orang dan melukai 12 lainnya. Salah satu korban luka berada dalam kondisi kritis dan menjalani beberapa prosedur bedah.
Unit perawatan luka bakar rumah sakit tersebut dilaporkan hancur, bersama 18 tempat tidur di ruang bedah, 8 tempat tidur di unit perawatan intensif (ICU), dan 10 tempat tidur rawat inap.
“Kami kembali menyerukan, serangan terhadap rumah sakit harus dihentikan,” tegas Tedros.
Ia juga mendesak agar blokade bantuan terhadap Gaza segera diakhiri. Sejak 2 Maret, Israel menutup akses masuk bantuan, sehingga makanan, obat-obatan, dan peralatan medis tidak dapat menjangkau pasien maupun mendukung pemulihan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.
Sejak Oktober 2023, lebih dari 52.900 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak, terbunuh akibat agresi brutal Israel di Jalur Gaza.
Sumber:
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/attack-on-gazas-nasser-hospital-huge-blow-to-already-overwhelmed-health-system-who-chief/3566413
https://www.#/20250513-attack-on-gazas-nasser-hospital-huge-blow-to-already-overwhelmed-health-system-who-chief/








