Program Pangan Dunia (WFP) pada Senin, 6 November 2023 memperingatkan bahwa pasokan beberapa bahan pangan pokok di Gaza, termasuk beras, minyak sayur, dan kacang-kacangan, akan habis dalam 1-3 hari mendatang. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan pengecer di Gaza menghadapi tantangan besar ketika mengisi kembali barang-barang yang tersedia dari pedagang grosir karena kerusakan yang meluas, ketidakamanan, dan kekurangan bahan bakar.
“Pasokan makanan dari Mesir sebagian besar mencakup makanan siap saji (tuna kalengan dan kurma batangan) dan terutama didistribusikan kepada pengungsi dan keluarga di Gaza selatan, sementara hanya tepung yang disediakan untuk toko roti,” kata OCHA. Pada hari Minggu, Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Med menuding pendudukan Israel “dalam beberapa jam terakhir telah meningkatkan bencana kelaparan terhadap warga sipil di Jalur Gaza dalam upaya untuk memperparah kondisi kehidupan mereka yang sulit.
Menteri Kesehatan Palestina Mai Alkaila mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan sehari sebelumnya bahwa setelah 30 hari pengeboman yang intens, “penjajah Israel masih menargetkan segala sesuatu di Jalur Gaza, termasuk rumah sakit, tempat ibadah, dan pusat penampungan di dalam sekolah, dengan mengabaikan semua hukum internasional dan penolakan terhadap peradaban manusia.”
Selama sebulan, Israel telah melancarkan agresi dahsyat terhadap Gaza, menewaskan sekitar 9.770 warga Palestina, termasuk 4.800 anak-anak dan 2.550 perempuan, serta melukai lebih dari 24.000 lainnya. Sementara itu, sebanyak 151 warga Palestina telah terbunuh di Tepi Barat sejak 7 Oktober dan 2.080 orang telah ditangkap.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








