Seorang penduduk Palestina di Kota Sur Baher, di sebelah tenggara Al-Quds (Yerusalem), pada Ahad (3/12) malam dipaksa untuk menghancurkan rumahnya sendiri setelah menerima perintah penghancuran dari Israel di Al-Quds Barat dengan dalih konstruksi tanpa izin. Sumber-sumber lokal menyatakan bahwa penduduk bernama Ayman Awad dipaksa untuk melakukan penghancuran sendiri terhadap rumahnya atau pihak Israel yang akan menghancurkannya dan mengharuskannya untuk membayar biaya yang sangat tinggi. Praktik seperti ini telah lama diberlakukan dengan tujuan untuk membatasi ekspansi dan pertumbuhan warga Palestina di Al-Quds.
Warga Palestina mengatakan bahwa mereka terpaksa membangun tanpa izin karena Israel mendiskriminasi mereka dan menolak untuk mengeluarkan izin atau menetapkan syarat-syarat yang tidak terjangkau untuk mendapatkan izin mendirikan bangunan. Pada saat yang sama, ribuan unit perumahan dibangun untuk para pemukim Yahudi di kota ini dengan menduduki tanah Palestina dan dengan mudah diakses oleh mereka.
sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/139809
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








