Seorang warga Palestina di Al-Quds Timur terpaksa merobohkan rumahnya sendiri di Sour Baher, selatan Kota Al-Quds, untuk menghindari biaya tinggi dan denda setelah menerima perintah pembongkaran dari Kotamadya Israel di Al-Quds Barat.
Pemilik rumah, Mohammed Al-Khatib, mengatakan pemerintah Kota Israel memaksanya merobohkan rumahnya seluas 80 meter persegi dengan dalih pembangunan tanpa izin atau akan menghancurkannya dan mewajibkan dia untuk membayar biaya selangit.
Al-Khatib telah menghabiskan sekitar $24.000 untuk mengajukan banding atas keputusan pembongkaran rumahnya sementara Pemerintah Kota Israel pertama-tama menyuruhnya untuk mengurus rumahnya tetapi kemudian memperbarui pembekuan izin dan memerintahkan penghentian pesanan konstruksi sampai dikeluarkan keputusan akhir untuk menghancurkan rumah.
Baca Juga : Sebuah Keluarga Menjadi Tunawisma setelah Dipaksa Tentara Zionis Hancurkan Rumah Mereka di Al-Quds
Pemerintah Kota Israel telah menghancurkan ratusan rumah milik warga Palestina sebagai bagian dari strategi yang bertujuan untuk membatasi ekspansi dan jumlah warga Palestina di Al-Quds yang diduduki. Pada saat yang sama, kotamadya dan pemerintah membangun puluhan ribu unit rumah di permukiman ilegal di Al-Quds Timur untuk orang Yahudi dengan tujuan mengimbangi demografis pemukim Yahudi di kota yang diduduki.
Sumber : Wafa
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







