• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Penduduk Desa Palestina Bersumpah untuk Berjuang Hingga Tanah Mereka Dikembalikan

by Adara Relief International
Oktober 6, 2021
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Muna dan Mohammed El Kurd-Kembar Pejuang Pembebas Palestina dari Al-Quds #1

Photo by Mohamad Torokman/Reuters

10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Desa Kufr Qaddoum dekat Nablus membayar mahal untuk protes mingguannya terhadap perampasan tanah mereka.

Desa yang berada di utara Tepi Barat yang diduduki ini telah mengadakan protes setiap akhir pekan selama 10 tahun terakhir terhadap pengambilalihan hampir 405 hektar tanah untuk permukiman ilegal Zionis . Selama protes Jumat lalu, empat warga Palestina terluka oleh peluru logam berlapis karet, dan puluhan lainnya dirawat karena menghirup gas air mata.

Baca juga: Seorang Anak Terluka Parah dalam Serangan Pemukim dan Tentara Zionis di Hebron

Baca Juga

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Juru bicara desa Murad Shteiwi mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tentara Zionis menyerbu rumah-rumah, sementara penembak jitu menembak demonstran dari atap.

Protes dimulai dengan pawai damai menuju permukiman, tetapi berakhir dengan konfrontasi kekerasan antara tentara Zionis dan pemuda Palestina yang melemparkan batu.

“Mereka mengambil tanah kami, termasuk kebun zaitun dan jalan yang melewati permukiman dan tempat kami biasa bepergian ke Nablus, pusat komersial terdekat,” kata Shteiwi, salah satu penyelenggara protes Jumat-Sabtu.

Sementara protes berlangsung dua kali seminggu, Shteiwi mengatakan demonstrasi lain pecah secara teratur ketika tentara Zionis menyerbu desa dan menyerbu rumah-rumah pada malam hari.

Baca juga: Anak-Anak Gaza Melepaskan Balon ke Langit, Menuntut Diakhirinya Blokade Zionis

“Kami pertama kali mulai mengadakan protes setiap hari Jumat tetapi setelah Israel melakukan strategi hukuman kolektif, menargetkan rumah dan semua penduduk desa – termasuk wanita, anak-anak dan orang tua–kami memutuskan untuk mengirim pesan kepada pihak berwenang Zionis bahwa strategi mereka tidak akan berhasil, dan tidak ada yang akan menghentikan kami,” tambahnya.

Penduduk Palestina di Kufr Qaddoum telah membayar mahal perlawanan mereka terhadap pendudukan Israel. Setidaknya 170 orang telah ditangkap dan beberapa ratus orang ditembak dengan peluru tajam dan peluru baja berlapis karet, menurut penduduk setempat.

“Tiga dari kasus serius yang melibatkan peluru karet menyebabkan satu orang yang kehilangan mata, kasus tertembak di kepala, dan seorang anak berusia 15 tahun yang tengkoraknya patah dan menyebabkan kerusakan otak berikutnya.” kata Shteiwi, ”Ia sekarang tidak bisa berjalan, berbicara, atau menggerakkan sisi kanan tubuhnya.”

Sebagai penyelenggara protes, Shteiwi sendiri telah ditembak beberapa kali, dan ditangkap serta ditahan sebentar sebanyak lima kali. Putranya, Khalid, 15, ditangkap dua tahun lalu dan juga ditembak dua kali pada dua kesempatan berbeda, sekali dengan peluru yang meledak di kakinya ketika dia berusia 11 tahun dan sekali dengan peluru karet. Shteiwi terkejut ketika mereka menangkap Khalid yang saat itu berusia 13 tahun.

“Ketika tentara Zionis  mengepung rumah saya, saya berharap mereka akan menangkap saya tetapi tidak pernah terbayang bahwa mereka akan menangkap anak saya yang masih kecil. Istri saya pingsan saat anak kami ditangkap,” katanya.

Baca juga: Sambil Memprovokasi dan Menawan Palestina, Ratusan Pemukim Zionis Menorobos ke Al Aqsa

Pasukan Zionis menuduh Khalid mengambil bagian dalam beberapa demonstrasi, yang menurut Shteiwi biasa terjadi di antara banyak anak desa. Dia mengatakan protes berubah menjadi konfrontasi karena penggunaan kekuatan oleh Israel.
“Kami melakukan segalanya untuk melindungi anak-anak dan menyingkirkan mereka ketika keadaan berubah menjadi buruk. Anak-anak mencoba mengirim pesan ke dunia bahwa sementara anak-anak di tempat lain dapat hidup damai dan normal, di sini mereka tidak bisa,” kata Shteiwi.

“Putra bungsu saya, Moa’men (11), juga ditembak di kepala dengan peluru karet beberapa tahun lalu, yang menyebabkan cedera di tengkoraknya.” Moa’men juga disergap oleh pasukan khusus Israel beberapa tahun lalu saat mereka menunggu di selokan dekat jalan desa tempat para pengunjuk rasa berbaris.

Akef Qaddoumi, 59, salah satu penyelenggara protes utama dan anggota dewan desa, secara teratur mengambil bagian dalam demonstrasi. Di setiap rapat umum, Qaddoumi terlihat di depan sekelompok pemuda, tidak bersenjata dan mengibarkan bendera Palestina. Ia telah ditembak dalam berbagai kesempatan karena protes terhadap pencurian tanah oleh Israel.

“Tengkorak saya retak ketika saya ditembak di kepala dengan peluru karet di salah satu protes di desa Beit Dajan terhadap permukiman,” kata Qaddoumi kepada Al Jazeera. Keluarga Qaddoumi telah memprotes pendudukan selama tiga generasi.
“Saya memiliki lima anak yang telah terlibat dalam kegiatan perlawanan dan cucu lelaki saya, Wattan, sekarang juga ikut serta dalam protes tersebut,” kata Qaddoumi.

Baca juga: “Sterilisasi” Situs Ibrahimi sebagai Langkah Yahudinisasi atas Kota Hebron

Shteiwi mengatakan protes tidak akan berhenti “sampai kami mendapatkan hak kami, tanah kami dikembalikan, dan kami dapat melakukan perjalanan di jalan kami. Pada akhirnya, Zionis akan dipaksa untuk mengembalikan tanah kami,” katanya.

Sumber: Aljazeera

 

***

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Remaja yang Ditawan Mengatakan Bahwa Para Dokter Zionis Turut Menyiksanya

Next Post

Insinyur Palestina Menabur Benih di Bidang Kecerdasan Buatan

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
19

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Insinyur Palestina Menabur Benih di Bidang Kecerdasan Buatan

Insinyur Palestina Menabur Benih di Bidang Kecerdasan Buatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630