Ashraf Abu Qamar, salah seorang pengungsi Gaza yang tinggal di sebuah sekolah UNRWA menghadapi masalah kesehatan. Demikian juga dengan istrinya yang menderita kanker. Ashraf berbicara tentang realitas sulit para pengungsi di Gaza selama musim dingin. Ia menyoroti kurangnya selimut, pemanas, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar, yang diperparah oleh lonjakan harga dan pendapatan yang tergerus.
Saat hujan turun, tantangan yang dihadapi oleh anak-anak dan orang dewasa semakin berlipat, sebab mereka terperangkap dalam kondisi pengungsian yang padat dan sesak di tengah agresi yang berlangsung. Hal tersebut diperparah dengan banjir yang menggenangi kemah-kemah darurat di Gaza.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








