Kepala Gereja Ortodoks Yunani di Al-Quds, Uskup Agung Atallah Hanna, mengatakan pada Selasa (26/4) bahwa agresi Israel terhadap Masjid al-Aqsa adalah agresi terhadap Gereja Makam Kudus. Pernyataan uskup agung itu muncul selama aksi populer yang diselenggarakan di kota suci itu untuk mendukung Masjid al-Aqsa dan jemaah Muslim yang telah menjadi sasaran agresi Israel sepanjang Ramadan.
“Al-Quds telah, sedang, dan akan tetap untuk penduduk aslinya,” katanya. “Tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Al-Quds terus menjadi sasaran pendudukan Israel, tetapi siapa pun yang menyerang muslim dan tempat suci mereka di Al-Quds, berarti juga menyerang orang Kristen dan tempat suci mereka,” tegasnya.
“Mereka tidak ingin orang Kristen merayakan hari raya mereka atau mengekspresikan afiliasi mereka ke kota suci,” katanya. “Mereka ingin umat Islam dan Kristen di Al-Quds mengemasi tas mereka dan meninggalkan kota, tetapi ini tidak akan pernah terjadi.” Dia juga menekankan bahwa penduduk Palestina—Muslim dan Kristen—akan terus melanjutkan perjuangan mereka melawan pendudukan Israel dan kebijakannya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








