Agresi brutal Israel di Gaza dan Tepi Barat telah membuat jumlah korban terbunuh meningkat menjadi sedikitnya 9.883 orang, dan lebih dari 26.000 orang terluka. Kementerian Kesehatan mengatakan pada Minggu siang bahwa jumlah kematian di Jalur Gaza telah mencapai 9.730, sementara di Tepi Barat juga melonjak menjadi 153. Selain itu, kementerian mengatakan, 25.000 warga Palestina terluka di Gaza, dan hampir 2.200 lainnya di Tepi Barat.
Pada 29 Oktober, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa sekitar 1.950 warga Palestina, termasuk 1.050 anak-anak, telah hilang dengan kemungkinan terjebak atau tewas di bawah reruntuhan saat menunggu penyelamatan. Dari 35 rumah sakit di Gaza, 16 rumah sakit saat ini tidak berfungsi karena kampanye pengeboman Israel dan menipisnya cadangan bahan bakar. Kekurangan bahan bakar membuat dokter tidak punya pilihan selain melakukan operasi tanpa anestesi yang tepat, termasuk bagi korban yang terluka dalam serangan udara dan perempuan yang menjalani operasi caesar.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/139006
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








