Jumlah warga Palestina yang tewas dalam gempa bumi yang melanda Turki dan Suriah pada Minggu malam (12/2) telah meningkat menjadi 95 orang setelah petugas penyelamat menemukan jenazah seorang ayah dan ketiga anaknya di bawah reruntuhan di Turki. Duta Besar Palestina untuk Turki, Fayed Mustafa, mengatakan petugas penyelamat menarik jenazah seorang ayah dan ketiga anaknya di bawah reruntuhan di kota Kahramanmaraş, Turki. Duta besar memperkirakan jumlah korban akan bertambah karena pencarian terus berlanjut untuk mengevakuasi korban yang terkubur di bawah reruntuhan.
Sebelumnya, pada Minggu pagi, Korban tewas di antara warga Palestina akibat gempa dahsyat yang melanda Turki dan Suriah tercatat mencapai 89, setelah satu keluarga beranggotakan lima orang ditemukan tewas di bawah reruntuhan di Kota Antakya, Turki. Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan bahwa sebanyak 38 korban dikonfirmasi di Turki dan 51 lainnya adalah pengungsi Palestina di Suriah.
Korban tewas akibat gempa dahsyat yang melanda Suriah dan Turki Senin lalu telah meningkat menjadi lebih dari 28.000, termasuk sedikitnya 22.000 orang tewas di Turki, dan lebih dari 3.600 orang tewas di Suriah, karena pencarian korban selamat dan jenazah berlanjut dalam cuaca yang sangat dingin.
Tim Tanggap Cepat dan Penyelamatan Palestina juga telah tiba di Suriah dan Turki pada Jumat untuk membantu upaya penyelamatan. Tim tersebut termasuk anggota dari pertahanan sipil dan paramedis dari Bulan Sabit Merah Palestina, yang melanjutkan pekerjaannya bersama tim evakuasi lokal dan internasional. Misi tim akan berlangsung selama sembilan hari, dengan upaya bantuan difokuskan pada berbagai wilayah di tenggara Turki dan barat laut Suriah. Lebih dari $1 juta juga telah dikumpulkan di masjid-masjid Tepi Barat pada Jumat setelah salat Jumat untuk membantu para korban gempa, menurut Menteri Wakaf dan Urusan Agama Hatem al-Bakri.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








