- Di Gaza, setidaknya 41.965 orang terbunuh dan 97.590 orang terluka dalam serangan Israel sejak Oktober 2023.
- Pasukan Israel menyerang rumah sakit Kamal Adwan di Beit Lahia, bersama dengan fasilitas medis lainnya di Jalur Gaza utara. Penembakan artileri berat dilaporkan terjadi pada Rabu (09/10) pagi di sekitar rumah sakit tersebut.
- Dr. Hussam Abu Safiya, Direktur RS Kamal Awdan, mengatakan pasukan Israel mengatakan kepadanya pada Selasa malam bahwa ia dan semua orang di rumah sakit harus meninggalkan rumah sakit dalam waktu 24 jam atau menghadapi nasib yang sama seperti RS al-Shifa di Kota Gaza. Pasukan Israel menghancurkan RS al-Shifa pada April lalu.
- Abu Safiya mengatakan serangan baru terhadap RS di Gaza utara adalah bagian dari upaya terbaru Israel untuk memaksa penduduk pergi dari Gaza utara ke selatan, dan mengosongkan daerah tersebut dari ratusan ribu warga Palestina yang tinggal di sana.
- Serangan itu terjadi setelah serangan darat baru yang dilancarkan oleh militer Israel di Gaza utara pada hari Sabtu. Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania mengatakan operasi itu adalah upaya terbaru Israel untuk “memindahkan secara paksa” penduduk ke selatan.
- Sementara itu, laporan lokal mengatakan pasukan Israel mengepung kamp pengungsi Jabalia dan menyerangnya dengan brutal. Ini adalah serangan darat Israel ketiga terhadap kamp tersebut sejak dimulainya perang.
- Setidaknya 17 warga Palestina terbunuh pagi ini sejauh ini akibat penembakan di Gaza tengah dan utara, menurut media lokal.
- Sementara itu, di Lebanon, jet tempur Israel melakukan serangan udara di Dahiyeh Beirut, Lembah Bekaa timur, dan Baalbek semalam, menurut media lokal.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








