Philippe Lazzarini, Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), mengatakan pada Minggu (11/12) bahwa peringatan 75 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 2023 juga akan menandai 75 tahun masa pengungsian bagi jutaan pengungsi Palestina dan keturunannya.
“Banyak dari mereka [pengungsi Palestina dan keturunan mereka] hidup tanpa perlindungan hak asasi manusia karena tidak adanya solusi yang adil dan konsisten atas penderitaan mereka, yang seharusnya menjadi hak mereka,” kata Lazzarini dalam sebuah pernyataan pers. Lazzarini menunjukkan bahwa perlindungan tetap menjadi bagian dari mandat inti UNRWA, di samping bantuan dan layanan yang mereka berikan kepada pengungsi Palestina dan keturunan mereka di Yordania, Lebanon, Suriah, Tepi Barat, termasuk Al-Quds Timur, dan Jalur Gaza.
“Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia tetap relevan seperti sebelumnya bagi pengungsi Palestina dalam tuntutannya agar perlindungan hak asasi manusia diperluas ke semua kalangan, termasuk yang paling rentan. Pengungsi Palestina tidak harus menunggu 75 tahun lagi untuk menikmati martabat, hak asasi manusia dan keadilan,” pungkas Lazzarini.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








