Ahad (14/7), UNRWA melaporkan “pemandangan mengerikan” di sebuah rumah sakit di Jalur Gaza selatan yang disebabkan oleh serangan mematikan Israel di “zona kemanusiaan” untuk warga Palestina yang mengungsi, kantor berita Anadolu melaporkan.
Setidaknya 90 orang terbunuh dan hampir 300 lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan daerah Al-Mawasi di Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada Sabtu (13/7). Tentara Israel mengklaim bahwa serangan itu menargetkan Mohamed Deif, komandan Brigade al-Qassam, dan wakilnya.
“Saat mengunjungi Kompleks Medis Nasser di Khan Younis kemarin, saya menyaksikan pemandangan paling mengerikan yang pernah saya lihat dalam sembilan bulan saya di Gaza,” kata Scott Anderson, Wakil Koordinator Kemanusiaan dan Direktur Urusan UNRWA di Gaza, dalam sebuah pernyataan.
“Karena tidak cukup tempat tidur, peralatan kebersihan, seprai, atau alat pembersih, banyak pasien dirawat di lantai tanpa desinfektan. Sistem ventilasi dimatikan karena kekurangan listrik dan bahan bakar, sementara udara dipenuhi bau darah.”
“Saya melihat balita yang diamputasi kedua kakinya, anak-anak yang lumpuh dan tidak dapat menerima perawatan, dan yang lainnya terpisah dari orang tua mereka,” kata pejabat PBB tersebut.
“Saya juga melihat orang tua yang tidak yakin apakah anak-anak mereka masih hidup. Para orang tua mengatakan kepada saya dengan putus asa bahwa mereka pindah ke ‘zona kemanusiaan’ dengan harapan anak-anak mereka akan aman di sana.”
Anderson menyerukan pencabutan pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Jalur Gaza yang terkepung. “Warga sipil harus dilindungi setiap saat. Kami sangat membutuhkan gencatan senjata, pembebasan semua sandera yang tersisa, waktu istirahat bagi warga Gaza, dan kesempatan yang berarti untuk memulai pemulihan.”
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








