Ra’ed Rayyan adalah warga Palestina yang melakukan mogok makan selama 113 hari sebagai protes atas penahanannya yang tanpa dakwaan dan pengadilan oleh otoritas Israel. Pada hari Kamis (28/7), ia menghentikan mogok makan setelah mencapai kesepakatan dengan otoritas penjara untuk tidak memperpanjang masa penahanannya.
Perhimpunan Tawanan Palestina (PPS), sebuah kelompok advokasi tawanan Palestina, menggambarkan bahwa akhir mogok makan Rayyan merupakan kemenangan. Ini tercapai berkat tekadnya untuk mengakhiri penahanan yang ia terima, terlepas dari tekanan luar biasa otoritas penjara Israel selama ia dipenjara.
Rayyan adalah satu dari hampir 680 warga Palestina yang menjadi tawanan tanpa dakwaan di bawah kebijakan penahanan administratif Israel. Kebijakan yang melanggar hukum internasional ini mendapat kecaman keras karena memungkinkan penahanan penduduk Palestina tanpa adanya tuduhan atau pengadilan dalam interval yang dapat Israel perbarui terus menerus, biasanya berkisar antara tiga dan enam bulan, berdasarkan bukti yang tidak Israel ungkapkan.
Palestina dan kelompok-kelompok HAM telah berulang kali menyatakan bahwa penahanan administratif melanggar hak asasi manusia, karena proses hukum yang menahan bukti dari tawanan bahkan melarang pengacara tawanan untuk hadir.
Sedangkan Amnesty International menggambarkan kebijakan penahanan administratif Israel sebagai “praktik kejam dan tidak adil yang membantu mempertahankan sistem apartheid Israel terhadap penduduk Palestina.”
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/130212
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








