Untuk menunjukkan solidaritas dengan tawanan yang mogok makan, Kayed al-Fasfous, para tawanan administratif Palestina di penjara Israel melakukan mogok makan satu hari pada Rabu (4/10). Tindakan ini terjadi ketika Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) mengancam akan meningkatkan responsnya menyusul pemindahan beberapa anggotanya, termasuk Sekretaris Jenderal Ahmed Saadat, ke penjara “Nafha”.
Nader Jarghoun, juru bicara Pusat Tahanan Pembebasan Hanthala menyatakan bahwa para tawanan telah memulai protes mereka untuk mendukung Kayed al-Fasfous dan tawanan lainnya yang dipindahkan secara paksa ke penjara Nafha. Jarghoun menjelaskan bahwa langkah awal eskalasi tawanan terhadap administrasi penjara adalah dengan mogok makan satu hari.
Dia menekankan bahwa jika tuntutan Kayed Al-Fasfous, yang telah melakukan mogok makan selama 63 hari, tidak dipenuhi, dan jika Ahmed Saadat dan rekan-rekannya tidak dikembalikan ke bagiannya masing-masing, maka situasinya bisa semakin meningkat. Sementara itu, Awad Al-Sultan, kepala Kantor Urusan Martir, Tawanan, dan yang Terluka di PFLP, menegaskan bahwa pemindahan tawanan secara sewenang-wenang bertujuan untuk menargetkan individu-individu yang mengadvokasi perlawanan dan mereka yang bekerja untuk perjuangan Palestina.
Gerakan Nasional Tawanan sebelumnya telah memperingatkan bahwa para tawanan di semua fasilitas akan aktif mengawal situasi Kayed al-Fasfous dan tidak akan membiarkan terulangnya apa yang terjadi pada martir Khader Adnan. Aksi mogok makan ini merupakan yang pertama dari serangkaian aksi dukungan dan solidaritas, yang tidak akan berakhir sampai tuntutan Kayed al-Fasfous dan tawanan yang kritis dipenuhi, karena hidupnya berada di ujung tanduk.
Pada hari Minggu, unit penindasan Israel yang terhubung dengan administrasi penjara secara paksa memindahkan Sekretaris Jenderal PFLP, Ahmed Saadat, dan beberapa tawanan dari sektor 5 di Penjara Ramon ke sektor 10 di Penjara Nafha, yang mengakibatkan tuntutan berat.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








