• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Tulkarem Jadi “Kamp Hantu”: Ribuan Warga Palestina Terusir di Tengah Operasi Militer Israel di Tepi Barat

by Adara Relief International
Juli 10, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Tulkarem Jadi “Kamp Hantu”: Ribuan Warga Palestina Terusir di Tengah Operasi Militer Israel di Tepi Barat

Warga Palestina memindahkan barang-barang dari rumah mereka yang terancam pembongkaran, selama operasi militer Israel yang sedang berlangsung di kamp Tulkarm, Tepi Barat yang diduduki Israel, 2 Juli 2025. REUTERS/Raneen

14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Di tengah deru buldoser yang menghancurkan rumah-rumah di kamp pengungsi Tulkarem, Malik Lutfi hanya punya waktu sebentar untuk menyelamatkan barang-barang milik keluarganya. Pria berusia 51 tahun ini kini tinggal di sebuah kamar sewaan kecil di kota Tulkarem, tanpa akses ke toko servis elektronik miliknya yang berada di kamp yang kini dikosongkan paksa oleh militer Israel.

“Mereka mengusir kami enam bulan lalu dan kami masih belum bisa kembali. Saat Anda kembali, Anda mencoba membawa apa pun yang bisa dibawa, meski kenyataannya Anda hanya akan kembali dengan tangan kosong, tidak banyak yang bisa diselamatkan,” ujarnya.

Kondisi serupa dialami ribuan warga lainnya. Menurut data B’Tselem, pusat informasi HAM independen Israel, operasi militer Israel di Tepi Barat telah mengusir sekitar 40.000 penduduk dari kamp-kamp pengungsi Tulkarem, Nur Shams, dan Jenin sepanjang tahun ini. Banyak dari mereka kini tinggal di sekolah-sekolah yang penuh sesak atau di lahan pertanian seadanya.

Pada Rabu (9/7) lalu, ratusan warga Palestina yang diusir dari kamp pengungsian di wilayah Tulkarem menggelar unjuk rasa di kota tersebut, menuntut dihentikannya penghancuran rumah oleh militer Israel. Mereka menyerukan hak untuk kembali ke kamp dan menuntut dukungan dari Otoritas Palestina (PA) serta badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA.

“Protes ini adalah pesan jelas dari komunitas di dalam kamp, menuntut hak mereka—hak untuk kembali dan untuk menghentikan serangan terhadap kamp serta penghancuran rumah,” kata Nihaya al-Jundi, seorang pengungsi dari kamp Tulkarem.

Para pengungsi juga mendesak UNRWA dan pemerintah Palestina memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk bantuan tempat tinggal, pengobatan, dan layanan kesehatan. “Kami tidak ingin bantuan makanan, donasi, karavan, atau sedekah apa pun. Kami ingin kembali ke tanah kami di Nur Shams,” tegas Umm Moataz Abu Shala, seorang perempuan yang terusir dari kamp tersebut.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Gubernur Tulkarem, Abdullah Kamil, mengatakan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, intensitas penghancuran semakin meningkat. Ia mencatat sebanyak 106 rumah dan 104 bangunan lain di kamp Tulkarem dan Nur Shams telah dihancurkan. “Apa yang terjadi di Tulkarem adalah keputusan politik Israel, bukan soal keamanan. Tidak ada yang tersisa di kamp. Tempat itu kini jadi kamp hantu,” ujarnya.

Militer Israel menyebut penghancuran tersebut sebagai bagian dari “keperluan operasional” untuk memungkinkan pasukan bergerak bebas di wilayah yang dianggap sebagai “sarang kelompok militan”. Mereka menyebut operasi ini sebagai bagian dari ‘Operasi Tembok Besi’ yang diluncurkan pada Januari lalu saat jeda perang di Gaza. Operasi ini dimulai dari Jenin dan meluas ke kota-kota lain, termasuk Tulkarem, serta didukung oleh drone, helikopter, dan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade—tank tempur berat.

Sumber:
https://www.newarab.com/news/displaced-west-bank-residents-protest-israels-home-demolitions
https://www.reuters.com/world/middle-east/ghost-camp-israeli-operations-west-bank-push-wave-palestinians-their-homes-2025-07-09/

ShareTweetSendShare
Previous Post

Rencana Israel Bangun “Zona Kemanusiaan” di Gaza Dikecam sebagai Upaya Genosida

Next Post

Gaza di Ambang Kehancuran Total: 50.000 Ibu Hamil dan Menyusui Kelaparan, Bayi Terancam Meninggal

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
21
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Gaza di Ambang Kehancuran Total: 50.000 Ibu Hamil dan Menyusui Kelaparan, Bayi Terancam Meninggal

Gaza di Ambang Kehancuran Total: 50.000 Ibu Hamil dan Menyusui Kelaparan, Bayi Terancam Meninggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630