Setidaknya 30 bayi baru lahir meninggal dunia secara tragis di rumah sakit sejak permulaan pertempuran di Sudan, menurut Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa Stephane Dujarric pada Kamis (26/5).
“Dalam sepekan, enam bayi baru lahir meninggal dunia di rumah sakit Kota Ed Dein baru-baru ini akibat berbagai masalah yang ditimbulkan pertempuran tersebut, termasuk kurangnya oksigen di tengah pemadaman listrik. WHO melaporkan bahwa lebih dari tiga puluh bayi baru lahir meninggal di rumah sakit sejak dimulainya peperangan,” kata Dujarric.
Sektor kesehatan Sudan telah hancur akibat pertempuran baru-baru ini, di kota-kota utama, termasuk Khartoum. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini berhubungan dengan penyedia layanan kesehatan di wilayah itu untuk memberikan dukungan yang diperlukan.
Menurut tim medis setempat, sebanyak 863 warga sipil tewas dan 3.531 orang lainnya mengalami luka sejak pecahnya konflik di Sudan pada 15 April. Sementara itu, ratusan ribu orang telah berusaha meninggalkan rumah mereka ke tempat aman.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








