• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Tidak Ada Listrik dan Air, Sejumlah Penyakit Menghantui Pengungsi Gaza di Tengah Agresi Israel

by Adara Relief International
Oktober 27, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Tidak Ada Listrik dan Air, Sejumlah Penyakit Menghantui Pengungsi Gaza di Tengah Agresi Israel
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pengungsi Palestina di Jalur Gaza menunjukkan tanda-tanda penyakit yang disebabkan oleh kepadatan penduduk dan sanitasi buruk di tengah serangan udara Israel dan blokade di wilayah tersebut, Anadolu Agency melaporkan. “Kami tidur di lantai rumah sakit. Tidak ada bantuan atau obat-obatan,” kata Nadine Abdul Latif, 12 tahun, kepada Anadolu. “Orang-orang tidur di tanah berdampingan dengan para syuhada yang jenazahnya tergeletak di tanah,” dia menambahkan.

“Bantuan yang dikirimkan kepada kami Tidak cukup untuk meringankan penderitaan kami,” kata Abdul Latif. “Berbaglai macam penyakit, seperti flu dan cacar, telah menyebar.” Debu tebal yang ditimbulkan oleh ribuan serangan udara Israel selama beberapa minggu terakhir juga telah menyebabkan penyakit pernafasan di kalangan warga, menurut gadis muda tersebut.

“Sepupu saya yang berumur 2 bulan tidak bisa bernapas karena debu. Apa yang telah dilakukan bayi ini hingga pantas menerima ini?” ia bertanya retoris. “Tidak ada air bersih, tidak ada makanan layak, tidak ada apa-apa, hanya sisa makanan basi.” “Kami lelah. Apa kesalahan anak-anak? Kami tidak melakukan apa pun sehingga pantas menerima ini.”

Menurut kantor media pemerintah di Gaza, sekitar 1,4 juta warga Palestina telah mengungsi akibat serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza. “Keluarga Palestina yang mengungsi tidak memiliki kebutuhan hidup paling dasar di tengah perang Israel yang sedang berlangsung di Gaza,” kata Salama Maarouf, juru bicara kantor media.

Kami Menderita

Pengungsi Gaza mengatakan mereka menderita keluhan di perut, infeksi paru-paru dan ruam di tengah kepadatan penduduk, karena Israel memerintahkan penduduk di wilayah utara untuk pindah ke wilayah selatan. “Semua anak menderita demam. Mereka takut dan kehilangan tempat tinggal,” kata Ali Salem Aliwa, 64 tahun, kepada Anadolu. 

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

“Tidak ada selimut, tidak ada tempat tidur, tidak ada air, tidak ada apa-apa, dan istri saya telah lumpuh,” katanya. “Tidak ada obat-obatan. Kami menjadi tunawisma setelah rumah kami dibom.” Pria asal Gaza yang mengungsi itu mengatakan, dia membawa dua botol air dari masjid terdekat untuk digunakan keluarganya setiap hari. “Selama 20 hari ini, saya dan anak-anak belum mandi, dan kami tidur di trotoar.” 

Bagi Ibrahim Al-Nahal, 28, situasinya sangat buruk bagi keluarga pengungsinya. “Anak saya sakit dan hidup dengan obat-obatan. Setiap kali suhu tubuhnya naik, kami memberinya obat penurun demam,” kata Al-Nahal. “Situasinya memprihatinkan.”

Sumber:

https://www.# 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: AirGazaListrikPalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kelompok HAM Israel Mendokumentasikan Lebih dari 100 Serangan Pemukim terhadap Warga Palestina sejak 7 Oktober

Next Post

Biden Meragukan Jumlah Warga Palestina yang Tewas Akibat Agresi, Kementerian Kesehatan Rilis 7.028 Nama Korban yang Terbunuh

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
14

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
15
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
14
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
13
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
14
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Biden Meragukan Jumlah Warga Palestina yang Tewas Akibat Agresi, Kementerian Kesehatan Rilis 7.028 Nama Korban yang Terbunuh

Biden Meragukan Jumlah Warga Palestina yang Tewas Akibat Agresi, Kementerian Kesehatan Rilis 7.028 Nama Korban yang Terbunuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630