Tentara Zionis menangkap kembali Muhammad Barghouthi (20), putra Omar Barghouthi yang terbunuh pada Sabtu (25/9).
Saudara laki-laki Muhammad, Saleh Barghoutti, dibunuh oleh tentara Zionis, sementara saudaranya yang lain, Assem Barghoutti, telah ditawan sejak 2020 dan dijatuhi empat hukuman seumur hidup.
Ibu dari Muhammad Barghouti mengatakan sejumlah besar tentara Zionis masuk ke rumah keluarga dan menangkap anaknya, membawanya ke tempat yang tidak diketahui.
Baca juga: Pasukan Pendudukan Zionis Hancurkan Mimpi Sepasang Kekasih yang Akan Menikah
“Seorang petugas berkata kepada saya, ‘Anda telah membawa alat sabotase’. Saya berkata, ‘ya, dan saya senang karenanya’. Dia berkata, ‘Aku diciptakan untuk mengacaukan hidupmu’. Saya berkata, ‘teruslah bermimpi, Anda tidak akan pernah mengacaukan hidup kami. Masing-masing dari kita tahu apa yang dilakukan. Anda tidak akan pernah mengacaukan hidup kami dan Anda tidak akan menyakiti seekor lalat”, kata ibu Muhammad.
“Ia berkata, ‘ketika saya selesai dengan putra Anda, saya akan mulai melakukan ini pada cucu Anda’. Saya berkata, ‘teruslah bermimpi. Kamu bangga dengan pasukan besar yang kamu bawa, sementara sendok telah mengalahkanmu!”.
Sumber-sumber lokal mengatakan konfrontasi kekerasan meletus di Birzeit dan Kobar selama serangan Zionis untuk menangkap Muhammad Barghoutti.
Sumber: Qudsnen
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








