Pada Minggu (13/8), pemukim Israel menyerbu sekolah Wadi Al-Siqa Badui di dekat Desa Deir Dibwan, sebelah timur kota Ramallah di Tepi Barat tengah. Sumber lokal melaporkan bahwa pemukim menyerang sekolah, menjarah beberapa barang, merusak isinya, dan menghancurkan kawat berduri yang berfungsi untuk melindungi sekolah dari ancaman eksternal.
Komunitas Wadi Al-Siqa terdiri atas 30 keluarga Badui, yang sering menghadapi penyerangan dan provokasi dari pemukim. Israel seringkali melakukan serangan berulang terhadap sekolah-sekolah Palestina, termasuk penghancuran dan berbagai bentuk gangguan yang menghambat proses pendidikan.
Pada Juli 2023, pasukan dan pemukim Israel melakukan total 897 serangan terhadap rakyat Palestina, properti, dan tempat suci mereka. Serangan ini berbentuk serangan langsung terhadap warga sipil hingga perusakan tanah, penggerebekan desa, pencabutan pohon, dan penyitaan properti. Jumlah tersebut menunjukkan ketegangan dan tantangan yang masih terus dihadapi oleh penduduk Palestina di Tepi Barat hingga saat ini.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








