• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Tak Ada Tempat yang Aman, Penduduk Gaza yang Mengungsi ke Gaza Selatan Kembali ke Gaza Utara

by Adara Relief International
Oktober 18, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Tak Ada Tempat yang Aman, Penduduk Gaza yang Mengungsi ke Gaza Selatan Kembali ke Gaza Utara
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ratusan keluarga Palestina di Jalur Gaza mulai kembali dari wilayah selatan dan tengah ke utara, beberapa hari setelah mengevakuasi wilayah tersebut menyusul perintah dari penjajah Israel. Ini terjadi karena kondisi keamanan yang tidak stabil di Gaza tengah dan selatan. Tentara Israel terus mengebom daerah-daerah tersebut yang oleh beberapa orang disebut sebagai “malam yang paling mengerikan”.

Kurangnya layanan penting termasuk air, listrik dan bahan bakar di Gaza selatan juga telah memaksa keluarga-keluarga tersebut untuk kembali ke wilayah utara, meskipun ada ketidakpastian keamanan. Sejumlah pengungsi menjelaskan bahwa kembali ke rumah mereka adalah hal yang wajar mengingat tekanan terhadap layanan di wilayah tengah dan selatan, juga tidak ada air, listrik, atau bahan bakar.”

Pada Minggu, Israel memompa air sebentar ke Gaza bagian selatan dan tengah, namun karena tidak adanya listrik untuk mengalirkan air ke daerah permukiman, pasokan air yang langka menjadi tidak ada gunanya. PBB mengatakan Israel hanya menyediakan empat persen pasokan air yang dibutuhkan warga Gaza.

Nizar Abdel Karim, 40, mengatakan dia bersama istri dan empat anaknya telah pindah ke sebuah rumah di Kota Khan Yunis, tiga hari lalu, namun mereka kembali ke Kota Gaza setelah sejumlah rumah di daerah itu dibom. Ia mencontohkan, tempat pengungsian sudah penuh sesak dan tidak banyak layanannya. “Saya lebih baik mati di rumah saya daripada tinggal di sana tanpa kebutuhan hidup apa pun. Anak-anak tidak bisa tidur di sana karena kurangnya selimut dan tempat tidur, apalagi dengan mulainya musim dingin di Jalur Gaza,” tambahnya.

Samar Abdel Ghafour, 38, ibu dari tiga anak, kembali bersama keluarganya dari daerah Deir Al-Balah di Jalur Gaza tengah. Dia mengatakan daerah tersebut “menjadi sasaran pengeboman besar-besaran dalam beberapa hari terakhir, dan kami selamat dari beberapa serangan Israel yang terjadi di daerah tempat kami tinggal.” Anak-anaknya, tambahnya, menderita serangan panik dan mengalami mimpi buruk sebagai akibat dari kengerian yang mereka saksikan.

Menurut Samar, luas tempat sementara yang ia tinggali kurang lebih 60 meter persegi dan dihuni oleh sekitar 50 orang, yang berarti mereka tidak memiliki privasi atau ruang untuk tinggal. Mereka juga menderita kekurangan air, listrik, internet, atau salah satu kebutuhan dasar hidup. Selain itu, Samar menunjukkan bahwa “persediaan makanan hampir habis di wilayah selatan Gaza, seperti yang terjadi di Jalur Gaza pada umumnya, tetapi kepadatan penduduk di wilayah tersebut lebih besar. “Jumlah penduduk di wilayah ini memberikan tekanan yang melebihi kemampuan wilayah selatan untuk menyerapnya,” katanya.

Sumber:

https://www.# 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: GazaPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Bombardir Rumah Sakit Gaza! Dewan Keamanan PBB akan Mengadakan Pertemuan Darurat

Next Post

Memilukan, Seorang Ayah di Gaza Ucapkan Salam Perpisahan kepada Putra-Putranya

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
19

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
16
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Memilukan, Seorang Ayah di Gaza Ucapkan Salam Perpisahan kepada Putra-Putranya

Memilukan, Seorang Ayah di Gaza Ucapkan Salam Perpisahan kepada Putra-Putranya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630