Menurut statistik Kementerian Pendidikan, sekitar 1.385.000 siswa laki-laki dan perempuan pergi ke sekolah pada Senin pagi (29/8) di semua Provinsi di Tepi Barat dan Jalur Gaza, termasuk lebih dari 911.000 di 2.333 sekolah umum, lebih dari 339.000 siswa berada di sekolah-sekolah United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) yang tersebar di 375 sekolah, dan sekitar 135 ribu siswa di 484 sekolah swasta. Sementara itu, guru seluruhnya berjumlah sekitar 74.000; lebih dari 52.000 guru tersebar di sekolah negeri, lebih dari 11.000 di sekolah UNRWA, dan lebih dari 10.000 guru di sekolah swasta.
Kementerian Pendidikan Palestina mengambil tahun “Tahun Kedaulatan Pendidikan di Al-Quds (Yerusalem)” untuk tahun ajaran 2022–2023, sebagai tanggapan atas penargetan Israel terhadap pendidikan dan kurikulum Palestina di Al-Quds (Yerusalem).
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh yang meresmikan tahun ajaran baru di Sekolah Menengah untuk Anak Perempuan Abu Qash di Ramallah, Tepi Barat, mengatakan bahwa kurikulum Palestina akan mendominasi.

Dalam menanggapi Yahudinisasi pendidikan, Pemerintah Palestina menganggarkan dana untuk mendukung sekolah-sekolah di Al-Quds (Yerusalem) dan berdialog dengan orang tua dan sekolah. Shtayyeh menunjukkan bahwa Israel berusaha mencabut izin beberapa sekolah di Al-Quds. Namun, sesungguhnya sekolah Palestina tidak memerlukan lisensi Israel, karena beberapa dari mereka bahkan lebih tua dari Israel.
Juru bicara Kementerian Pendidikan Palestina, Sadiq Al-Khaddour, mengatakan bahwa tentara Israel menyerbu kota Qabatiya, selatan Jenin, di utara Tepi Barat pada Senin pagi (29/8), yang menyebabkan terganggunya proses pendidikan. Dia juga menunjukkan bahwa Israel mencegah guru untuk pergi ke sekolah di Masafer Yatta, selatan Hebron, di Tepi Barat selatan, dan menahan beberapa dari mereka.

Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







