Sebuah organisasi hak asasi manusia, pada Kamis (24/3), mengecam strategi Israel menempatkan anak-anak Palestina di bawah tahanan rumah, Anadolu News Agency melaporkan. Dalam sebuah pernyataan, Asosiasi Hak Asasi Manusia Palestina yang berbasis di Beirut, Shahed, mengatakan bahwa pihak berwenang Israel terus menindas warga Palestina, terutama penduduk Al-Quds (Yerusalem), dengan menempatkan anak-anak di bawah 14 tahun sebagai tawanan rumah.
Israel “mengabaikan semua perjanjian dan kesepakatan internasional,” kata kelompok itu. Shahed mengatakan bahwa Israel mengadopsi strategi tawanan rumah “untuk mengurangi jumlah anak di penjara dalam upaya melestarikan citra demokrasi yang dituduhkan di hadapan masyarakat internasional.” LSM tersebut menjelaskan bahwa anak-anak Palestina dikurung di rumah mereka, atau di rumah anggota keluarganya, dan diikat dengan gelang kaki untuk melacak pergerakan mereka. Ia juga menekankan bahwa penahanan rumah lebih sulit bagi anak-anak daripada pemenjaraan karena mereka berisiko menjalani perpanjangan persidangan dan periode penahanan yang lebih lama.
Shahed meminta UNICEF turut berupaya melindungi hak-hak anak-anak Palestina dan mendesak masyarakat internasional untuk mengutuk tindakan represif Israel terhadap warga Palestina dan pelanggaran hak asasi mereka. Menurut data yang dikumpulkan oleh organisasi yang peduli dengan hak-hak tawanan, sekitar 500—700 anak-anak Palestina ditangkap setiap tahun oleh pasukan Israel, dengan sekitar 130 anak-anak di Al-Quds berstatus sebagai tawanan rumah.
Sumber :
https://www.#/20220324-israels-policy-of-house-arrest-for-palestinian-children-under-fire/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








