Kepala Tesla Elon Musk pada hari Sabtu mengumumkan bahwa sistem komunikasi berbasis satelitnya, Starlink, akan memperluas layanannya ke “organisasi bantuan yang diakui secara internasional” di Jalur Gaza setelah Israel memutus jaringan komunikasi yang menyebabkan pemadaman listrik total di daerah kantong yang terkepung pada Jumat malam, Anadolu melaporkan.
Elon Musk mengatakan di X: “Starlink akan mendukung konektivitas ke organisasi bantuan yang diakui secara internasional di Gaza.” Beberapa jam kemudian, Musk kembali berkata di X: “Kami akan mendukung PBB dan kelompok bantuan lain yang diakui secara internasional.”
Sebelumnya, Musk terlibat dalam percakapan dengan para aktivis dan pejabat di platform X ketika mereka menyampaikan keprihatinan mereka tentang pemadaman semua jaringan internet dan telekomunikasi di Jalur Gaza, dan konsekuensinya, terutama terhadap operasi PBB dan layanan kesehatan.
Sementara Israel sedang mempersiapkan operasi darat yang luas di Gaza, Kementerian Komunikasi Israel mengatakan bahwa pihaknya memulai pembicaraan resmi dengan perusahaan Musk, SpaceX, untuk menyediakan layanan Starlink sebagai cadangan jika sistem lain gagal di Israel. Kementerian Israel menyatakan langkah ini akan memastikan kota-kota yang terletak di garis depan wilayah kantong Gaza dan zona perang menerima layanan internet terus menerus.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







