Para tawanan di Penjara Hawara mengadakan pesta sederhana untuk merayakan kelulusan Ahmed Bashar Shteiwi (18 tahun), dari kota Kafr Qaddum, Qalqilya, yang lulus dari sekolah menengah dengan rata-rata 98,3 untuk mata pelajaran IPA.
Shteiwi menghadapi ujian akhirnya dengan optimis, ia berusaha menahan kantuk dan lelah demi mencapai keunggulan yang dia dan keluarganya cita-citakan. Seharusnya, Shteiwi mendaftar di Fakultas Kedokteran, tetapi Israel menangkapnya pada 3 Agustus. Ia pun harus menunda impiannya tersebut.
Para tawanan pun berusaha menghiburnya dengan mengadakan pesta sederhana. Menurut Otoritas Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan, inisiatif sederhana itu berdampak besar bagi Shteiwi dalam mengatasi saat-saat menyakitkan, dan pada akhirnya membawa kebahagiaan tersendiri baginya.
Jumlah tawanan yang saat ini berada di Penjara Hawara adalah 16 orang. Israel memperlakukan mereka dengan tidak manusiawi. Sipir penjara bersikap keras dan memberikan makanan yang sangat buruk, kondisi penjara kotor dan berbau busuk, serta kurangnya perawatan medis dan membiarkan tawanan sakit tanpa pengobatan.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








