Sejumlah warga dan pelajar Palestina pada Kamis (16/2) menderita sesak napas selama serangan pasukan Israel di Desa Burqa, barat laut Kota Nablus di Tepi Barat. Ghassan Daghlas, yang memantau kegiatan permukiman kolonial di Tepi Barat utara, mengatakan bahwa konfrontasi pecah antara Palestina dan pasukan Israel di sekitar sekolah desa setelah pemukim Israel yang fanatik berusaha menyelinap ke sana.
Dia menambahkan bahwa pasukan menembakkan peluru, bom suara, dan gas, yang mengakibatkan warga dan pelajar menderita lemas karena menghirup gas beracun yang ditembakkan ke arah mereka. Daghlas mencatat bahwa untuk menjamin keselamatan para siswa, sekolah harus dikosongkan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








