Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah terpantau meluncurkan guguran lava pijar. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat ratusan luncuran lava dalam sepekan terakhir. Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan aktivitas tersebut tercatat pada periode 16–22 Juni 2023.
Pada Minggu (26/6) Gunung Merapi terpantau meluncurkan 7 kali guguran lava pijar. Hasil amatan lain menunjukkan adanya asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi, yakni 50–75 m di atas puncak kawah.
Hingga kini, status Gunung Merapi masih berada di Level III atau Siaga terhadap potensi bencana. Bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sementara itu, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








