Selama satu setengah tahun terakhir, kehidupan keluarga Bilal Rajabeh, dari Desa Irak al-Tayeh, selatan Nablus, di Tepi Barat yang diduduki, telah terbalik. Seluruh waktu mereka tersita untuk mengungkap nasib Rajabeh, apakah dia telah menjadi martir yang tubuhnya ditahan atau ia masih menjadi tawanan pendudukan. Kecemasan dan ketegangan yang terus-menerus, membuat keluarga mengetuk setiap pintu yang dapat membantu mereka mengetahui nasib putra mereka.
Keluarga Bilal Rajabeh, menerima panggilan telepon pada November 2020 dari intelijen pendudukan yang melaporkan bahwa putranya telah ditembak di Pos Pemeriksaan Hawara, selatan Nablus. Saksi mata yang hadir di pos pemeriksaan membenarkan kepada keluarga bahwa Rajabeh terluka dan telah dipindahkan dengan helikopter dari tempat itu, tetapi keluarga tidak dapat mengetahui nama rumah sakit atau status kesehatannya setelah dia terluka karena pendudukan tidak memberikan informasi apa pun tentangnya.
Bahkan setelah memanggil ayah Bilal untuk menginterogasinya pada hari yang sama ketika Bilal terluka, petugas intelijen sengaja tidak memberitahu keberadaannya dan hanya mengatakan: Dia terluka dan menerima perawatan di rumah sakit “Israel”. Dalam perjalanan pulang, sang ayah menerima panggilan telepon yang memberitahukan kematian Bilal. Namun, setibanya rumahnya, ia menerima telepon lain yang menyatakan bahwa putranya masih hidup.
Keluarga Rajabeh lalu pergi ke markas Palang Merah pada Hari Ibu (Senin, 21 Maret), menuntut untuk mengetahui nasib putranya bersama sekelompok ibu para martir yang mayatnya ditahan di provinsi Nablus. Namun, kepastian kondisi Rajabeh, belum didapatkan.
Sumber :
https://paltoday.ps/ar/post/438868
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








