Perempuan penjaga Masjid Al-Aqsa, Hanadi Al-Halawani, pada Sabtu pagi (10/6) telah kembali ke Masjid Al-Aqsa setelah Israel mendeportasinya selama setahun penuh. Otoritas pendudukan telah memperbarui keputusan untuk mendeportasi Al-Halawani dari Masjid Al-Aqsa dua kali selama enam bulan, karena ia selalu berada di sekitar masjid.
Al-Halawani berulang kali dideportasi dari Masjid Al-Aqsa selama 10 tahun. Selain dideportasi, ia juga harus menghadapi penuntutan, penangkapan, penyelidikan, larangan bepergian, dan penolakan asuransi kesehatan. Otoritas pendudukan seringkali menargetkan para penjaga masjid dengan keputusan deportasi, dalam upaya untuk memfasilitasi serangan pemukim, dan untuk menghalangi usaha warga Al-Quds (Yerusalem) yang menentang rencana Yahudinisasi terhadap Al-Aqsa.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








