• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Serikat Pekerja Arab: Israel Menyiksa Pekerja Palestina Hingga Meninggal

by Adara Relief International
Februari 10, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Serikat Pekerja Arab: Israel Menyiksa Pekerja Palestina Hingga Meninggal

Mantan tahanan Palestina tiba setelah dibebaskan untuk pemeriksaan di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir el-Balah, di Jalur Gaza tengah, pada 1 Juli 2024 (Bashar Taleb/AFP)

19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Setelah peristiwa 7 Oktober 2023, banyak pekerja Palestina yang mengalami perlakuan buruk di berbagai pusat penahanan Israel. Beberapa di antaranya mengalami kekerasan berat, sementara yang lain kehilangan nyawa atau menghilang tanpa jejak, sebagaimana dilaporkan oleh Serikat Pekerja Arab.

Wehbe Badarneh, penasihat hukum Serikat Pekerja Arab, menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan informasi kepada otoritas keamanan dan militer Israel mengenai keberadaan 46 pekerja Palestina dari Gaza yang hilang sejak 8 Oktober 2023, sehari setelah insiden tersebut.

Layanan Penjara Israel memberikan tanggapan yang tidak jelas, hanya menyebutkan bahwa 34 pekerja meninggal di dalam pusat penahanan akibat “keadaan yang tidak diketahui” atau “serangan jantung”. Sebelum peristiwa tersebut, sekitar 18.000 pekerja Palestina dari Gaza bekerja di Israel dengan izin resmi. Namun, otoritas Israel telah mencabut izin kerja bagi pekerja dari Gaza dan Tepi Barat.

Sejak agresi 7 Oktober 2023 para pekerja Gaza terjebak dalam situasi yang tidak menentu. Sebagian merasa takut kembali ke Gaza, sementara yang lain mencari perlindungan di Tepi Barat atau ditangkap di pos-pos pemeriksaan militer dan mengalami perlakuan tidak manusiawi.

Ratusan pekerja Gaza kemudian ditawan di berbagai fasilitas Israel, termasuk pusat penahanan Sde Teiman dan Ofer, yang dikenal karena kondisi buruk serta perlakuan keras terhadap tawanan Palestina.

Serikat Pekerja Arab menerima banyak laporan dari keluarga yang kehilangan kontak dengan anggota keluarga mereka dan saat jumlah pengaduan meningkat drastis, menjadi jelas bahwa ini bukan sekadar kasus individu, melainkan isu yang lebih luas.

Serikat pekerja berusaha mencari kejelasan dengan menghubungi berbagai otoritas Israel, namun tidak mendapatkan respons yang memadai. Meski demikian, mereka terus berupaya mencari keadilan, bahkan membawa kasus ini ke Mahkamah Agung Israel. Perhatian media mulai meningkat setelah surat kabar Haaretz menerbitkan laporan mengenai situasi ini.

Seorang jurnalis Haaretz kemudian mendapatkan informasi dari juru bicara militer Israel bahwa beberapa jasad pekerja yang meninggal di pos pemeriksaan telah dikirim kembali ke Gaza melalui pos perbatasan Beit Hancur (Erez). 

Beberapa pekerja Gaza yang berhasil mencapai Tepi Barat dan mendapatkan perlindungan di akademi militer Palestina di Yerikho memberikan kesaksian mengenai kondisi yang mereka alami selama berada dalam penahanan Israel. Berdasarkan kesaksian dan rekaman yang beredar, para pekerja yang ditangkap mengalami perlakuan keras, termasuk pemukulan dan berbagai bentuk intimidasi.

Euro-Med Human Rights Monitor melaporkan bahwa ribuan pekerja Gaza mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan, seperti tidak diberikan makanan dan air selama berhari-hari, mengalami kekerasan fisik, dan mendapat perlakuan yang merendahkan.

Selain itu, sebelum ditahan, banyak pekerja yang mengalami ketidakadilan dari tempat mereka bekerja, termasuk tidak menerima gaji, mendapat perlakuan kasar, serta mengalami penghinaan verbal.

Serikat Pekerja Arab kemudian menyampaikan laporan mereka kepada serikat pekerja di Eropa. Sejumlah anggota serikat pekerja di Eropa merekomendasikan agar kasus ini dimasukkan dalam gugatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional (ICJ). Beberapa pekerja Gaza juga dipanggil ke Jenewa untuk memberikan kesaksian di hadapan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), meskipun menghadapi berbagai kendala administratif.

Dengan semakin banyaknya laporan dan kesaksian yang dikumpulkan, komunitas internasional diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk menyoroti dan menangani isu ini demi melindungi hak-hak pekerja Palestina.

Sumber:

https://qudsnen.co

https://www.middleeasteye.net

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

“Kami Tetap di Sini, Meski Harus Mati di Sini,” Warga Gaza Menolak Pemindahan Paksa

Next Post

Hamas Bebaskan Tiga Tahanan Israel, Israel Balas dengan 183 Tawanan Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
18
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
20
Next Post
Hamas Bebaskan Tiga Tahanan Israel, Israel Balas dengan 183 Tawanan Palestina

Hamas Bebaskan Tiga Tahanan Israel, Israel Balas dengan 183 Tawanan Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630