Seorang anak Palestina berusia 12 tahun dinyatakan meninggal hampir dua minggu setelah ditembak oleh pasukan Israel dan terluka parah ketika terjadi serangan di Kamp Pengungsi Jenin di Tepi Barat. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, Mahmoud Mohammad Samoudi (12) terkena peluru di perutnya selama serangan militer pada 28 September di Jenin dan meninggal pada Senin (10/10). Kematiannya terjadi setelah empat remaja lainnya tewas oleh tembakan militer Israel dalam serangkaian operasi militer di Tepi Barat selama akhir pekan.
Samoudi adalah orang Palestina ke-44 yang dibunuh oleh tentara Israel di Jenin sepanjang tahun ini. Empat puluh korban berasal dari Jenin, sedangkan tiga dari desa-desa sekitarnya. Empat warga Palestina tewas dalam serangan saat Samoudi ditembak, sementara 44 lainnya terluka, termasuk anak berusia 12 tahun tersebut.
Sumber-sumber keamanan mengatakan kepada MEE bahwa pasukan Israel dalam jumlah besar telah menyerbu Jenin dan kamp pengungsinya, menembak ke segala arah dan menyemprotkan tabung gas air mata, sebelum mengepung dan menembaki sebuah rumah. Pasukan Israel telah melakukan serangan berulang kali di Jenin dalam beberapa bulan terakhir sebagai bagian dari operasi “Break the Wave” mereka.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







