Serangan Pemukim pada Panen Zaitun Membawa Bencana – Sekelompok besar pemukim Zionis membakar lahan pertanian Palestina pada Selasa pagi di Kota Burqa, Tepi Barat, utara Nablus. Penduduk Palestina di dekatnya dapat memadamkan api, tetapi tetap terjadi kerusakan besar pada tanaman dan pohon. Burqa dan desa-desa tetangga telah lama menjadi sasaran pemukim yang tinggal secara ilegal di Tepi Barat.

Beberapa serangan pembakaran besar-besaran oleh pemukim Israel telah terjadi di wilayah pendudukan selama beberapa minggu terakhir, bertepatan dengan dimulainya musim panen zaitun. Pekan lalu, pemukim ekstremis mencabut 900 pohon zaitun dan aprikot, mencuri tanaman zaitun di Desa Sebastia, dekat Nablus. Selain itu, pemukim mencabut 70 pohon di Masafer Yatta, selatan kota Hebron, juga menebang puluhan pohon zaitun di Desa Deir Sharaf dan An-Naqura.
Baca juga Musim Zaitun, Zionis Menebang Lebih dari 300 Pohon di Desa Dekat Ramallah
Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammad Shtayyeh mengatakan bahwa serangan pemukim adalah bentuk terorisme. Ia telah meminta PBB mengirim pejabat untuk memantau serangan oleh pemukim Yahudi Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Al-Quds.
Baca juga Karnaval Meriah di Ladang Saat Musim Panen Zaitun
Sekitar 650.000 orang Israel saat ini tinggal secara ilegal di Tepi Barat yang diduduki, tersebar di 164 permukimandan 124 pos terdepan. Di bawah hukum internasional, semua permukimanYahudi dan pos-pos di wilayah Palestina yang diduduki adalah ilegal.
Sumber : Middle East, Wafa
——————————————————–
Dapatkan kabar terkini dari Palestina dengan megikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram . Informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina diperbaharui setiap harinya.







