Tiga warga Palestina terbunuh dan puluhan lainnya terluka akibat serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan pendudukan Israel (IOF) di kota Jenin, Tepi Barat, pada Rabu (15/01), menurut laporan Bulan Sabit Merah Palestina. Militer Israel mengonfirmasi telah melakukan serangan di wilayah tersebut tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Militer Israel kerap menuduh kelompok-kelompok ini menggunakan daerah padat penduduk seperti kamp pengungsi sebagai tempat persembunyian para pejuang mereka. Banyak pejuang tinggal di kamp ini bersama keluarga mereka. Sejak Maret 2022, Jenin dan wilayah sekitarnya di utara Tepi Barat telah menjadi sasaran penggerebekan intensif yang diperintahkan oleh pemerintah Israel setelah serangkaian serangan jalanan oleh warga Palestina.
Pada hari yang sama, kota Jenin melangsungkan pemogokan umum sebagai bentuk duka atas para syuhada yang gugur dalam serangan udara oleh IOF di Kamp Pengungsi Jenin. Jalan-jalan Jenin kosong dari aktivitas warga dan kendaraan, sementara toko-toko serta layanan publik menutup pintu mereka untuk menunjukkan solidaritas dan mengecam kejahatan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan.
Serangan udara pada Selasa (14/01) malam membunuh enam warga Palestina dalam sebuah aksi yang digambarkan sebagai “pembunuhan pengecut”. Hamas mengutuk keras pembantaian brutal ini dan menegaskan bahwa darah para syuhada tidak akan sia-sia dan akan menjadi api yang membakar pendudukan serta meruntuhkan citra keamanan mereka.
Hamas menyatakan bahwa eskalasi agresi brutal oleh IOF terhadap wilayah Tepi Barat, khususnya serangan udara di kamp Jenin, tidak akan mampu mematahkan semangat rakyat Palestina dan keteguhan perlawanan mereka yang gagah berani. Gerakan ini menekankan bahwa rakyat Palestina tidak akan takut dengan kebrutalan militer Israel.
Hamas menyerukan kepada rakyat Palestina di Tepi Barat untuk meningkatkan segala bentuk perlawanan dan memperkuat persatuan serta solidaritas dalam perjuangan hingga pendudukan diusir dari tanah dan tempat suci Palestina.
Serangan udara yang terus meningkat dan pemogokan umum di Jenin menyoroti situasi yang semakin tegang di wilayah tersebut, mencerminkan perlawanan rakyat Palestina terhadap pendudukan yang tidak henti-hentinya menekan mereka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








