Pasukan Israel menyerang sebuah keluarga Palestina selama penggerebekan rumah di Hebron, Tepi Barat yang diduduki. Serangan tersebut dilaporkan mengakibatkan seorang perempuan hamil mengalami keguguran.
Sumber-sumber lokal mengatakan kepada kantor berita Wafa bahwa pasukan Israel menyerbu Hebron selatan dan Kota Tua pada Ahad (15/9) pagi, melakukan beberapa penggerebekan rumah dan menyerang anggota keluarga Jaabari. Kekerasan tersebut menyebabkan seorang perempuan dalam keluarga tersebut keguguran dan ia kemudian dibawa ke rumah sakit.
Di tempat lain di Hebron, pemukim Israel dilaporkan menyerang penduduk Palestina dan properti mereka di lingkungan Jaber, Wadi al-Hussein, dan Kota Tua. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Pemukim bersenjata menggelar pawai pada Sabtu malam dari Masjid Ibrahimi di Hebron dan menyerang beberapa rumah dan properti saat melakukan long march melewati beberapa lingkungan di Kota Tua Hebron.
Ketegangan telah meningkat di seluruh Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan militer Israel yang menghancurkan di Gaza, dengan korban jiwa hampir 41.200 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak 7 Oktober.
Setidaknya 703 orang, termasuk 159 anak-anak, telah terbunuh dan lebih dari 5.700 orang terluka oleh tembakan Israel di Tepi Barat, menurut Kementerian Kesehatan.
Eskalasi ini menyusul pendapat penting oleh Mahkamah Internasional pada 19 Juli, yang menyatakan pendudukan Israel selama puluhan tahun atas tanah Palestina adalah melanggar hukum dan menyerukan evakuasi semua permukiman di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) bagian timur.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








