Penembak jitu pendudukan Israel telah menargetkan jurnalis, paramedis, dan warga sipil saat pasukan pendudukan menyerbu kota Jenin dan kamp pengungsinya sejak Senin (19/6).
Wartawan yang meliput serangan brutal Israel mengatakan pasukan pendudukan menargetkan kru Al Arabi TV dan Reuters yang berbasis di London, dan seorang jurnalis foto dari kantor berita Wafa.
Arab48 melaporkan bahwa jurnalis Hazem Imad Nasser ditembak beberapa kali dengan peluru tajam dan dibiarkan dalam kondisi sedang hingga kritis. Beberapa jurnalis merekam momen-momen ketika dia diserang. Video menunjukkan dia melarikan diri di area terbuka saat dia masih mengenakan rompi antipeluru biru.
Forum Wartawan Palestina mengatakan bahwa penargetan Nasser dalam kondisi seperti itu “membuktikan bahwa pasukan pendudukan Israel menembak wartawan dan awak media dengan sengaja.” Dalam sebuah pernyataan, Himpunan Jurnalis Palestina mengutuk penargetan jurnalis dan awak media, menekankan bahwa mereka menjadi sasaran saat mereka sedang menjalankan tugas.
Forum Jurnalis dan Himpunan Jurnalis menyerukan Palang Merah Internasional untuk memberikan perlindungan bagi warga sipil Palestina, jurnalis, paramedis, dan pekerja bantuan selama penggerebekan Israel.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








