JAKARTA-Pada Senin, 5 Januari 2026, truk bantuan kemanusiaan yang membawa kaleng daging kurban kornet Sahabat Adara berhasil melintasi Gerbang Rafah dan memasuki wilayah Gaza. Sebanyak 21.021 kaleng kornet yang diangkut dalam truk tersebut kemudian berhasil didistribusikan kepada 3.503 kepala keluarga yang berada di wilayah Tel Al Hawa, Gaza Utara, pada Kamis, 8 Januari 2026.

Sebelumnya, truk kontainer bantuan ini dijadwalkan masuk ke Gaza melalui Yordania. Namun, akibat berbagai kendala administratif dan akses distribusi, truk kornet yang telah terparkir di Yordania sejak September 2025 akhirnya dialihkan melalui Mesir agar dapat segera menjangkau penerima manfaat di Gaza.
Daging kornet ini merupakan hasil kurban Sahabat Adara yang disembelih pada bulan Juni 2025 di Ethiopia. Setelah proses penyembelihan, daging dipisahkan dari tulang, kemudian dibekukan dan dikirim ke Uni Emirat Arab untuk diolah menjadi daging kornet siap konsumsi. Proses pengalengan dilakukan dengan standar ketahanan pangan yang tinggi, sehingga kornet dapat bertahan hingga dua tahun.
Setiap 1/7 bagian sapi menghasilkan rata-rata 18 kaleng kornet, dengan berat 800 gram per kaleng. Dengan jumlah tersebut, satu porsi kurban (1/7 sapi) dapat dikonsumsi oleh sekitar 15 hingga 18 keluarga, sehingga manfaat kurban dapat dirasakan secara lebih luas dan merata.


Strategi kurban dalam bentuk kornet ini dipilih oleh Adara sebagai solusi atas kondisi Gaza yang tidak memungkinkan dilakukannya penyembelihan hewan secara langsung, serta terbatasnya akses masuk bantuan kemanusiaan. Dengan pengolahan dan pengemasan yang tepat, distribusi kurban tetap dapat dilakukan secara aman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat Gaza yang membutuhkan.




Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Sahabat Adara yang hingga hari ini masih setia membersamai dan mempercayakan amanah kebaikan melalui Adara. Dukungan dan kepedulian Sahabat Adara menjadi kekuatan penting dalam upaya meringankan beban rakyat Gaza serta menghadirkan harapan di tengah keterbatasan dan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.








