Sejak 7 Oktober, setidaknya 133 bayi berusia kurang dari satu tahun telah dibunuh di Jalur Gaza, yang kini menghadapi kampanye pengeboman Israel selama lebih dari 25 hari. Pada 26 Oktober, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza merilis laporan setebal 212 halaman yang mencantumkan nama, identifikasi, dan usia korban yang tewas dalam serangan Israel di jalur Gaza sejak agresi dimulai. Menurut laporan tersebut, 2.913 dari 7.280 orang yang tewas dalam serangan Israel adalah anak-anak.
Dalam serangan Israel, 444 bayi tewas, termasuk 133 bayi berusia di bawah satu tahun, 153 bayi berusia satu tahun, dan 158 bayi berusia dua tahun. Pengeboman Israel juga memakan korban jiwa, 171 anak usia tiga tahun, 1.527 anak usia pra-sekolah hingga sekolah dasar (usia 4-13), dan 523 anak sekolah menengah atas, usia 14 hingga 17 tahun. Dari keseluruhan korban jiwa, 2.262 orang adalah perempuan dan 462 orang berusia di atas 60 tahun. Laporan itu juga menyebutkan identitas 281 korban belum terkonfirmasi. Sebanyak 63 pegawai PBB dan 36 jurnalis juga telah tewas.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








