Pasukan penjajahn Israel hari Sabtu telah menahan sedikitnya 25 warga Palestina dalam penggerebekan di rumah mereka di Tepi Barat, membuat total warga Palestina yang ditahan menjadi 1.555 sejak dimulainya agresi Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober, menurut kelompok advokasi tawanan.
Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan Palestina mengatakan bahwa penahanan Israel berjumlah 25 orang hari Sabtu, jumlah terendah sejak 7 Oktober. Mereka mengatakan pasukan pendudukan telah menahan 1.555 orang di Tepi Barat sejak 7 Oktober, yang dibawa dari rumah mereka, atau di pos-pos pemeriksaan, atau yang terpaksa menyerahkan diri setelah tentara menyandera orang tua atau anggota keluarga mereka.
Di antara 25 orang yang ditahan adalah jurnalis Sojoud Assi yang ditangkap agar Israel dapat memaksa suaminya, Mohammad Badr, yang juga seorang jurnalis, untuk menyerahkan diri. Sebagian besar penahanan terjadi di kamp pengungsi Jalazone, dekat Ramallah, tempat rumah seorang tawanan dibongkar dengan tuduhan pembangunan tanpa izin. Penahanan lainnya terjadi di Yerusalem, Betlehem, Hebron, Nablus dan Tulkarm.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







