Pada hari pertama Idul Adha (06/06), tentara Israel memerintahkan evakuasi beberapa lingkungan di Gaza utara, dengan rencana untuk meluncurkan pengeboman infrastruktur sipil, Anadolu melaporkan.
Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan dia telah mengeluarkan peringatan kepada “semua penduduk Gaza yang berada di blok 608, 609, 615, dan 616 di bagian utara Jalur Gaza.” Adraee menginstruksikan warga sipil di daerah-daerah ini untuk “melakukan evakuasi segera ke arah barat.”
Dia menggambarkan peringatan itu sebagai “peringatan pra-serangan,” mengklaim bahwa tentara Israel akan “menargetkan setiap daerah yang digunakan untuk meluncurkan roket.” Peringatan itu muncul meskipun kenyataannya tidak ada roket yang ditembakkan dari Gaza pada hari Jumat, menurut laporan.
Pada hari pertama Iduladha, 33 warga Palestina dilaporkan meninggal dalam serangan udara Israel dan akibat penembakan di beberapa wilayah Jalur Gaza.
Keesokan harinya, pada hari kedua Iduladha (07/06), serangan udara dan tembakan Israel membunuh sedikitnya 65 warga Palestina dan melukai sekitar 100 lainnya di Jalur Gaza, Anadolu melaporkan.
Sumber-sumber medis mengatakan bahwa setidaknya 15 warga Palestina, termasuk enam anak-anak, meninggal dan lebih dari 50 lainnya terluka ketika pesawat tempur Israel menyerang sebuah rumah dengan dua rudal di lingkungan Sabra di Kota Gaza.
Tim penyelamat di lapangan khawatir bahwa jumlah korban meninggal akan meningkat menjadi lebih dari 30, karena banyak orang masih hilang dan mungkin terperangkap di bawah puing-puing.
Setidaknya 54.772 warga Palestina telah terbunuh dalam genosida Israel sejak Oktober 2023, kata Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Sabtu (07/06), lapor Anadolu.
Sebuah pernyataan kementerian mengatakan bahwa 95 jenazah dibawa ke rumah sakit dalam 48 jam terakhir, sementara 304 orang terluka, sehingga jumlah total cedera dalam serangan Israel menjadi 125.834.
“Banyak korban masih terjebak di bawah puing-puing dan di jalan-jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” tambahnya.
Tentara Israel melanjutkan serangannya di Jalur Gaza pada 18 Maret dan sejak itu membunuh 4.497 orang dan melukai 13.793 lainnya, menghancurkan perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tawanan yang berlangsung pada Januari.
Sumber:
https://www.middleeasteye.net/news/israeli-strikes-kill-dozens-palestinians-eid-day-amid-closing-aid-points
https://www.#/20250607-death-toll-in-gaza-nears-54800-as-israel-continues-genocidal-war-on-palestinians-during-eid-al-adha/
https://www.#/20250606-israel-orders-evacuation-of-several-neighborhoods-in-northern-gaza-on-eids-1st-day-with-plan-to-bomb/
https://www.#/20250607-at-least-65-palestinians-killed-100-more-injured-as-israel-continues-attacks-on-gaza-on-2nd-day-of-eid/








