Tedros Adhanom Ghebreyesus, ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyatakan bahwa rumah sakit tidak boleh menjadi medan pertempuran. Kami sangat khawatir dengan situasi di Rumah Sakit al-Shifa di Gaza utara, yang membahayakan pekerja kesehatan, pasien, dan warga sipil.
Ghebreyesus menambahkan, RS al-Shifa dalam kondisi hanya mampu beroperasi sebagian setelah pasukan Israel menyerbu kompleks tersebut untuk pertama kalinya pada November 2023, setelah beberapa hari melakukan pengepungan, mengklaim bahwa Hamas memiliki “pusat komando” di bawah fasilitas tersebut dan belum memberikan bukti.
Israel juga mengebom beberapa hunian di Jalan Al-Jalaa di Gaza utara, yang dekat dengan Rumah Sakit al-Shifa, membunuh dan melukai sejumlah warga Palestina dan menyebabkan kerusakan besar di daerah tersebut. Pada saat serangan udara terjadi, warga Palestina yang kembali dari mencari tepung mendapati apartemen mereka dibom sementara keluarga mereka berada di dalamnya.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza melalui siaran di Telegram, dalam 24 jam terakhir pasukan Israel melakukan beberapa pembantaian di berbagai wilayah Jalur Gaza, membunuh sedikitnya 93 orang dan melukai 142 orang, sementara ribuan lainnya masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang dibom.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








